logo


Anies Didukung Jadi Capres 2024, PDIP: Enggak Ada Nilai Sejarah yang Dihasilkan Selain Patung Sepeda

Gembong menilai selama empat tahun memimpin DKI Jakarta, Anies tidak meninggalkan legacy yang kuat.

19 Oktober 2021 04:30 WIB

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD DKI Jakarta Gembong Warsono mengaku tidak masalah dengan dukungan warga Tanah Merah, Jakarta Utara kepada Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk maju sebagai calon presiden (capres) di Pemilu 2024. Meski demikian, kata dia, Anies harus meninggalkan legacy yang kuat.

"Sebaliknya juga kalau Pak Anies 2024 mau mencalonkan diri ya, monggo. Tetapi harus punya pondasi. Pondasinya rekam jejak. Kinerja," kata Gembong dilansir CNNIndonesia.com, Senin (18/10/2021).

Gembong menilai selama empat tahun memimpin DKI Jakarta, Anies tidak meninggalkan legacy yang kuat.


Soal Usulan Capres 2024, PPP: Mahfud Md, Erick Thohir, Sandi Uno, Bahkan Prabowo

"Apa yang dihasilkan oleh Pak Anies selama 4 tahun ini yang kita anggap punya nilai sejarah yang kuat, kan enggak ada selain patung sepeda," ujarnya.

Lebih lanjut, Gembong menyoroti janji kampanye Anies di Pilgub 2017 yang lalu. Ia menyebut realisasi Program OKE OCE dan Program Rumah DP Rp 0 yang menjadi janji kampanye Anies jauh dari harapan masyarakat.

"OKE OCE ini realisasi ini jadi pertanyaan. Sampai tahun ke empat kan kayak bumi sama langit. Kedua soal rumah (DP) 0. Itu gagasan murni Pak Anies. Itu kalau berhasil jadi catatan sejarah bagi Pak Anies. Realiasi rumah bermasalah. Kalau dari target jauh," pungkasnya.

LBH Beri Anies Baswedan Rapor Merah, PDIP: Pas Lah Itu

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati