logo


LBH Beri Anies Baswedan Rapor Merah, PDIP: Pas Lah Itu

Empat tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendapat rapor merah dari LBH Jakarta

18 Oktober 2021 21:30 WIB

Anies Baswedan
Anies Baswedan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Empat tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mendapat rapor merah dari Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Jakarta. Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai rapor tersebut sudah pas untuk Anies.

"Sudah pas lah itu (rapor merah)," kata Gembong Warsono kepada wartawan, Senin (18/10).

Gembong menyebut ada beberapa janji dari Anies yang tidak ditepati, seperti penggusuran hingga penanganan banjir.


Partai Golkar Ingin Ulang Kejayaan di 2024, PKB: Terlalu Pede

"Dulu janji kan nggak digusur, terus Pak Anies melakukan penggusuran, berarti kan ingkar janji ya, pas lah itu kan merah. Soal penanganan banjir misalnya, selama ini kan nggak ngapa-ngapain udah pas kalau dikasih merah," ujarnya.

"Kalau pengerukan sungai itu jangan seolah-olah menuntaskan program pengatasan banjir, tapi itu pekerjaan rutin yang setiap saat harus dikerjakan oleh SDA. Masa nyapu rumah dijadikan program, kan nggak bener juga. Itu ibaratnya nyapu rumah kita kotor, kita sapuin, kalau itu dijadikan program renovasi rumah kan nggak boleh juga gitu," sambungnya.

Gembong menilai bahwa pembangunan yang dilakukan Anies ada yang melanggar aturan, salah satunya kampung aquarium.

"Soal pembangunan yang dilakukan oleh Anies yang melanggar aturan, betul kalau dikasih rapor merah sudah pas itu setuju banget. Misalnya pembangunan yang melanggar aturan itu apa, misalnya kampung aquarium, kan begitu. Itu kan pembangunan yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah yang melanggar aturan, melanggar aturan itu apa peruntukan lahan itu bukan untuk rumah susun kan begitu," katanya.

Gembong meminta Anies untuk fokus mengejar ketertinggalan di sisa masa jabatannya.

"Fokus aja mengejar ketertinggalan. Ya fokus aja, sisa satu tahun ini nggak usah bakar-bakar duit, APBD tapi sudah fokus dari alokasi anggaran kita alokasikan pada program-program pencapaian janji yang dulu diberikan pada Jakarta yang belum tercapai itu aja. Saya kira akan berdampak positif bagi warga Ibu Kota," kata Gembong.

Sebelumnya, LBH Jakarta memberikan rapor merah pada empat tahun kepemimpinan Anies.

"Kita meng-highlight sepuluh permasalahan di Jakarta, termasuk janji politik Anies ketika naik menjadi Gubernur DKI Jakarta dan beberapa masalah krusial yang ada di Jakarta selama masa kepemimpinannya," kata pengacara publik LBH Jakarta Charlie Meidino, di Balai Kita Jakarta, Senin (18/10).

Soal Usulan Capres 2024, PPP: Mahfud Md, Erick Thohir, Sandi Uno, Bahkan Prabowo

Halaman: 
Penulis : Admin