logo


Jika Ukraina Gabung ke NATO, Rusia: Skenario Terburuk

Juru bicara kepresidenan Rusia mengatakan bahwa pihaknya akan mengambil tindakan yang diperlukan untuk melindungi kepentingan nasionalnya, terlebih jika Ukraina benar-benar bergabung dengan NATO

18 Oktober 2021 19:28 WIB

Prajurit militer Ukraina berjalan di sebuah parit pertahanan di wilayah perbatasan
Prajurit militer Ukraina berjalan di sebuah parit pertahanan di wilayah perbatasan Reuters

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kepresidenan Rusia, Dmitry Peskov, mengatakan bahwa bergabungnya Ukraina menjadi anggota NATO adalah "skenario terburuk" yang akan sangat mengganggu kepentingan nasional Rusia. Ia menambahkan jika Rusia akan mengambil tindakan tegas untuk melindungi kepentingan nasionalnya.

"Bergabungnya Ukraina ke NATO akan menjadi skenario terburuk," kata Peskov dalam sebuah wawancara kepada siaran televisi Perancis, France 5, dilansir RT.com.

“Ini adalah skenario yang melampaui garis merah (batas) kepentingan nasional Rusia. Ini adalah skenario yang dapat memaksa Rusia untuk mengambil tindakan aktif untuk memastikan keamanannya sendiri,” jelasnya.


Turki Bisa Beli Jet Tempur Sukhoi dari Rusia jika AS Tak Jadi Tawarkan F-16

Peskov juga menanggapi tuduhan bahwa pergerakan pasukan Rusia di dekat perbatasan negara dengan Ukraina merupakan ancaman bagi Barat.

“Tentu saja, kami bisa memahami perasaan kalian (negara barat). Tapi kami lebih suka Anda orang Eropa mendapat informasi yang lebih baik,” jelasnya.

“Karena, sebelum pasukan Rusia dipindahkan ke wilayah itu, ada latihan besar NATO yang diadakan di dekat perbatasan Rusia. Semua orang berbicara tentang konsentrasi pasukan Rusia sepanjang waktu, tetapi tidak ada yang berbicara tentang konsentrasi pasukan NATO,” tegasnya.

China Bantah Lakukan Uji Coba Rudal Hipersonik, Jubir Kemenlu: Itu adalah Kendaraan Luar Angkasa

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia