logo


Militer China Tuding AS dan Kanada Lakukan Tindak Provokasi di Selat Taiwan

Kapal perang AS dan Kanada dikabarkan beroperasi di Selat Taiwan, dimana hal itu memicu kecaman dari militer China

18 Oktober 2021 09:37 WIB

Kapal Perang China
Kapal Perang China istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Militer China mengecam tindakan pemerintah AS dan Kanada yang terus mengirimkan kapal-kapal perang untuk beroperasi di wilayah perairan Selat Taiwan. Beijing mengklaim jika kegiatan tersebut merusak stabilitas kawasan.

Kapal destroyer kelas Arleigh Burke AS, USS Dewey dan kapal frigate Kanada HMCS Winnipeg, pada pekan lalu dikabarkan melakukan transit di Selat Taiwan, yang memisahkan China Daratan dengan Taipei.

"Amerika Serikat dan Kanada telah bersekongkol melakukan tindakan provokatif dan memperkeruh permasalahan...(hal itu) secara serius merusak perdamaian dan stabilitas Selat Taiwan," demikian pernyataan tertulis militer China, dikutip RT.com.


Menlu Arab Saudi: Akselerasi Kegiatan Nuklir Iran Sangat Memprihatinkan

"Pasukan China akan selalu mempertahankan sikap kewaspadaan tingkat tertingginya dan akan melakukan serangan balasan atas semua ancaman dan provokasi," tambahnya.

Sementara itu, Kementerian Pertahanan Amerika Serikat, The Pentagon, menegaskan bahwa operasional kapal perang USS Dewey dan HMCS Winnipeg di wilayah perairan tersebut menunjukkan komitmen kuat AS dan negara-negara sekutunya terhadap terciptanya wilayah Indo-Pasifik yang bebas dan terbuka.

Seperti diketahui, China masih menganggap Taiwan sebagai salah satu wilayah kekuasaannya yang suatu saat nanti akan kembali bergabung dengan mereka.

Militer China telah memperingatkan jika pihaknya akan "secara tegas menghancurkan" setiap upaya untuk memisahkan Taiwan dari China. Hal itu disampaikan sehari setelah mereka membagikan sebuah video latihan pendaratan di pantai dan latihan penyergapan pada pekan lalu.

Mereka juga menyatakan keyakinannya untuk "menggagalkan semua campur tangan eksternal dan tindakan separatis 'kemerdekaan Taiwan".

“Jika pasukan separatis ‘kemerdekaan Taiwan’ berani memisahkan Taiwan dari China dengan nama apa pun dan dengan cara apa pun, Tentara Pembebasan Rakyat akan dengan tegas menghancurkannya dengan segala cara,” katanya dalam sebuah artikel.

AS Bakal Gelar Latihan Tempur Gabungan Skala Penuh dengan Thailand di Asia Tenggara Tahun Depan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia