logo


Bukan Kebutuhan Rakyat, Demokrat Sebut Proyek Kereta Cepat Adalah Ambisi Jokowi

Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung dinilai semakin menambah beban negara.

17 Oktober 2021 04:30 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Proyek kereta cepat Jakarta-Bandung yang diinisiasi pemerintah menuai kritik dari berbagai pihak. Terlebih setelah pemerintah mengizinkan pemakaian APBN dalam proyek tersebut.

Anggota Fraksi Partai Demokrat DPR RI Rizki Natakusumah menegaskan partainya tidak rela bila proyek kereta cepat didanai APBN. Lagipula, banyak ekonom yang menilai kebijakan itu hanya menambah beban negara.

Ketimbang mendanai proyek itu, Rizki meminta pemerintah untuk mengalokasikan anggaran pada program penanggulangan Covid-19, pemulihan ekonomi hingga pengentasan kemiskinan.


Megawati Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, PKS: Terbuka Lebar Politisasi Riset

"Sebab memang, lagi-lagi kami tidak melihat adanya kebutuhan rakyat terhadap kereta cepat selain semata hal ini adalah ambisi Pak Jokowi," tutur Rizki, sebagaimana dilansir dari cnnindonesia.com, Minggu (17/10).

Anggota Komisi I DPR RI itu menambahkan, pemerintah sebaiknya berkaca dari proyek infrastruktur sebelumnya yang belum berjalan optimal, seperti Bandara Kertajati di Majalengka, Jawa Barat maupun Kuala Tanjung di Sumatera Utara.

"Kami tidak menginginkan kondisi buruk tersebut terus terulang. Ini namanya hanya menghabis-habiskan anggaran saja," tegas Rizki.

Rocky Gerung: Di Mana Jeniusnya Pak Jokowi

Halaman: 
Penulis : Iskandar