logo


Bekerja Sama dengan Qatar, FIFA Evakuasi Ratusan Pesepakbola Wanita Afghanistan

FIFA dan pemerintah Qatar berhasil mengevakuasi ratusan pesepakbola wanita beserta keluarga mereka keluar dari Afghanistan

16 Oktober 2021 11:30 WIB

Qatar dan FIFA mengevakuasi ratusan pesepakbola wanita dari Afghanistan
Qatar dan FIFA mengevakuasi ratusan pesepakbola wanita dari Afghanistan Al Jazeera

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Qatar, berkoordinasi dengan FIFA, telah mengevakuasi hampir 100 pesepakbola dan keluarga mereka keluar dari Afghanistan.

Rombongan itu diterbangkan dari Kabul ke Doha dengan sebuah pesawat terbang yang membawa 357 penumpang pada Kamis (14/10) yang merupakan penerbangan evakuasi terbesar ke wilayah Qatar dari Kabul sejak Taliban mengambil alih pemerintahan Afghanistan pada pertengahan Agustus lalu.

FIFA mengonfirmasi bahwa pihaknya berperan dalam mengevakuasi para atlet dan keluarga mereka "mengikuti negosiasi yang rumit" dan "dengan dukungan Qatar".


Hubungan AS-Rusia Masih Panas, Moskow: Tidak Ada Pihak yang Puas

Otoritas sepak bola internasional tersebut mengatakan para pesepakbola wanita Afghanistan merupakan salah satu kelompok warga yang "memiliki risiko tertinggi" jika tidak segera dievakuasi dari negara tersebut mengingat kaum Wanita tidak diizinkan untuk berpartisipasi dalam olahraga selama pemerintahan pertama Taliban yang berlangsung hingga tahun 2001.

"Pimpinan FIFA telah berkoordinasi erat dengan pemerintah Qatar sejak Agustus untuk mengevakuasi kelompok tersebut, dan akan terus bekerja erat untuk evakuasi yang aman bagi anggota keluarga olahraga lainnya di masa depan," kata FIFA.

"FIFA ingin mengucapkan terima kasih yang tulus kepada pemerintah Qatar atas dukungannya memfasilitasi diskusi ekstensif dan untuk memastikan perjalanan yang aman dari orang-orang ini," kata federasi sepak bola.

Sementara itu, Kantor Komunikasi Pemerintah Qatar (GCO) mengatakan kelompok pengungsi akan mendapatkan pengujian COVID-19 dan akan tetap berada di Doha hingga berangkat ke tujuan akhir mereka.

“Negara Qatar akan terus bekerja sama dengan mitra internasional dalam upaya menjamin kebebasan bergerak di Afghanistan, termasuk melalui menjadi mediator aktif antara berbagai pihak,” kata GCO.

Pentagon Bantah Kapal Perang AS Coba Masuk Perairan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia