logo


Kebijakan Joe Biden Diyakini Bisa Hancurkan Peran AS di Kancah Internasional

Mantan Menteri Luar Negeri AS era Donald Trump mengkritisi kebijakan luar negeri pemerintahan Joe Biden

16 Oktober 2021 09:45 WIB

Presiden Amerika Serikat Joe Biden
Presiden Amerika Serikat Joe Biden istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Mantan Menteri Luar Negeri Mike Pompeo mengatakan jika negara-negara sekutu internasional AS "sangat prihatin" dengan peran Amerika Serikat di panggung dunia yang semakin berkurang sebagai akibat dari kebijakan luar negeri pemerintahan Joe Biden yang bertolak belakang dengan mantan Presiden Donald Trump.

Hal itu ia sampaikan dalam sebuah wawancara dengan Fox News, pada Kamis (14/10).

"Saya pikir seluruh dunia sangat khawatir," kata Pompeo.


Taliban Dijadwalkan Berkunjung ke Moskow Pekan Depan, Rusia: Kami Tidak Berharap Adanya Terobosan

"Menurut saya, mereka melihat sembilan bulan pertama (pemerintahan Joe Biden), dan mereka sangat khawatir jika Amerika Serikat akan meninggalkan panggung internasional," tambahnya.

Pompeo menjelaskan bahwa pergeseran kebijakan luar negeri Joe Biden dari Donald Trump tersebut mencakup beberapa masalah paling sensitif Amerika, termasuk penarikan pasukan militer AS dari Afghanistan, dan juga negosiasi untuk kemungkinan masuk kembali ke dalam perjanjian nuklir atau kesepakatan Rencana Aksi Komprehensif Gabungan 2015 dengan Iran.

"Pada intinya, apa yang gagal dipahami oleh pemerintahan Biden adalah ada kenyataan pahit di luar sana, bahwa ada kejahatan dan ada kebaikan," kata Pompeo. "Dan jika Anda menarik diri dari Afghanistan tanpa mempertimbangkan konsekuensi dan berurusan dengan mereka dan memastikan kondisinya tepat, (peran) Amerika akan berkurang," jelasnya.

"Jika Anda tidak menjelaskan bahwa Anda akan menjadi sekutu negara Israel yang tidak dapat dipatahkan, maka Iran akan memberikan roket kepada Hamas di Jalur Gaza dan mereka akan menembakkannya ke negara Israel," lanjutnya.

"Dan jika Anda tidak mengerti bahwa energi Amerika adalah alat keamanan nasional yang sangat kuat, dan sebaliknya, Anda menutupnya dan memberi Rusia akses ke pasar Eropa, dan memohon Timur Tengah untuk membangun lebih banyak kapasitas produksi, Anda menempatkan Amerika di dalam resiko," tukasnya.

Turki Siapkan Aksi Militer terhadap Militan Kurdi di Suriah jika Diplomasi dengan AS dan Rusia Gagal

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia