logo


Bank Dunia Desak China Tingkatkan Donasi untuk Negara-negara Miskin

Presiden Bank Dunia meminta sejumlah negara, termasuk China, untuk meningkatkan donasinya terhadap negara-negara miskin, melalui Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA)

15 Oktober 2021 09:53 WIB

istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Presiden Bank Dunia David Malpass mengatakan bahwa dirinya berharap pemerintah China bersedia meningkatkan jumlah donasinya ke dana Asosiasi Pembangunan Internasional (IDA) untuk negara-negara termiskin di seluruh dunia.

Kepada Bretton Woods Project, sebuah kelompok pengawas yang berbasis di Inggris, Malpass mengatakan bahwa ia sudah melakukan kontak komunikasi dengan sejumlah negara diantaranya China, Rusia, Turki, Inggris, dan negara-negara donor lainnya saat bank dunia berupaya mengumpulkan sekitar $100 miliar dana bantuan yang akan didistribusikan pada akhir tahun ini.

Dilansir dari Reuters, Dia mengatakan ekonomi China telah tumbuh dengan pesat sehingga Beijing dapat meningkatkan donasi kepada IDA, seperti halnya Jepang yang juga berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang besar.


Kasus Kedua Infeksi Virus Ebola Terkonfirmasi di Kongo

Sebelumnya, Malpass pada Senin awal pekan ini telah mencapai target $ 100 miliar yang sebelumnya ditetapkan oleh para pemimpin Afrika, dengan mengatakan bahwa dana tersebut diperlukan untuk mengatasi "dampak tragis" dalam pembangunan yang disebabkan oleh pandemi COVID-19.

Bank Dunia sendiri sudah memperkirakan bahwa pertumbuhan global pada tahun 2021 ini akan mencapai 5,7 persen dan 4,4 persen pada tahun 2022. Namun, Malpass mengingatkan jika kesenjangan antara ekonomi maju dan negara berkembang justru semakin memburuk dan telah menghambat upaya untuk mengurangi kemiskinan ekstrem dari tahun ke tahun.

Azerbaijan Dituduh Sebarkan Doktrin Kebencian Rasial terhadap Etnis Armenia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia