logo


Duterte Minta Vaksinasi Dilakukan saat Warga Tertidur, Jubir: Hanya Lelucon

Presiden Rodrigo Duterte sebelumnya menyatakan bahwa warga yang menolak vaksinasi Covid-19 bisa disuntik saat mereka tertidur.

14 Oktober 2021 21:04 WIB

Presiden Filipina Rodrigo Duterte
Presiden Filipina Rodrigo Duterte nypost

MANILA, JITUNEWS.COM - juru bicara kepresidenan Filipina, Harry Roque, pada Kamis (14/10) mengatakan bahwa Presiden Rodrigo Duterte hanya bercanda saat menyatakan bahwa warga yang menolak vaksinasi Covid-19 bisa disuntik saat mereka tertidur.

"Ya, itu hanya lelucon," kata Roque dalam briefing virtual.

Pernyataan itu dibuat awal pekan ini ketika Duterte mengeluh bahwa upaya vaksinasi negara itu terhambat oleh warga yang masih menolak untuk mendapatkan suntikan.


Wakil PM Rusia Bilang Nord Stream 2 Siap Dioperasikan dalam Beberapa Hari

"Saya tahu banyak orang masih ragu-ragu. Itu masalahnya, orang-orang yang tidak ingin divaksinasi ... Mari kita masuk ke rumah mereka dan memvaksinasi mereka saat tidur. Akhir cerita," kata Duterte, seperti dikutip surat kabar The Inquirer .

Sang presiden juga mendesak penduduk untuk mematuhi aturan pembatasan, termasuk menjaga sosial distancing dan mewajibkan penggunaan masker.

Hingga saat ini, Filipina telah mencatat hampir 2,7 juta kasus COVID-19 dan lebih dari 40.000 kematian.

Lebih dari 27,1 juta orang dari sekitar 110 juta penduduk Filipina telah menerima setidaknya suntikan pertama, sementara lebih dari 23,7 juta lainnya sudah menerima dua dosis.

Angka Kasus Bunuh Diri diantara Prajurit AS Meningkat, Pentagon: Sangat Meresahkan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia