logo


Angka Kasus Bunuh Diri diantara Prajurit AS Meningkat, Pentagon: Sangat Meresahkan

Menteri Pertahanan AS mengatakan bahwa ia sangat prihatin dengan laporan yang menyebut jika angka kasus bunuh diri prajurit AS tahun ini lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

14 Oktober 2021 20:47 WIB


WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Menurut laporan Pentagon yang dikutip oleh AP News baru-baru ini, jumlah personil tentara AS yang tewas karena bunuh diri pada kuartal kedua tahun 2021 ini lebih banyak daripada masa pra-pandemi.

Bunuh diri di Angkatan Bersenjata Amerika diperkirakan melonjak 46 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Kementerian Pertahanan AS mengungkapkan bahwa 60 anggota personel Angkatan Darat AS yang masih aktif telah meninggal dunia karena bunuh diri pada tahun 2020, atau 19 kasus lebih banyak dibandingkan dengan tahun sebelumnya.

139 personel militer aktif dan cadangan meninggal karena bunuh diri pada kuartal yang sama dibandingkan dengan 130 tahun lalu.


Taiwan Tak Akan Memulai Perang dengan China

Sementara mereka yang tewas karena COVID-19 tercatat hanya 67 personel sejak awal masa pandemi.

“Temuan ini sangat meresahkan. Tingkat bunuh diri di antara anggota dan keluarga militer kami masih terlalu tinggi, dan trennya tidak menuju ke arah yang benar,” kata Menteri Pertahanan Lloyd J. Austin dalam sebuah pernyataan, dilansir Sputniknews.

Austin menambahkan bahwa tingkat bunuh diri tetap menjadi tantangan bagi departemen. Oleh karena itu ia berjanji untuk "memberikan semua personil perawatan dan sumber daya yang mereka butuhkan, untuk mengurangi stigma dan hambatan untuk perawatan, dan untuk memastikan bahwa komunitas menggunakan langkah-langkah keamanan dan tindakan pencegahan sederhana untuk mengurangi risiko tragedi di masa depan”.

Wakil PM Rusia Bilang Nord Stream 2 Siap Dioperasikan dalam Beberapa Hari

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia