logo


Vladimir Putin Bilang Dolar AS Bakal Rusak oleh Kebijakan Washington Sendiri

Presiden Rusia mengatakan jika kepercayaan terhadap mata uang AS, USD, akan rusak karena kebijakan yang diambil oleh pemerintah Amerika Serikat sendiri

14 Oktober 2021 10:00 WIB

Presiden Rusia Vladimir Putin
Presiden Rusia Vladimir Putin Sputniknews

MOSKOW, JITUNEWS.COM - Presiden Rusia, Vladimir Putin, mengatakan jika kebijakan pemerintah Amerika Serikat seperti penggunaan instrumen sanksi internasional dan menaikkan utang internasional merupakan tindakan yang merusak nilai dolar AS sebagai mata uang cadangan dunia.

"Bagi saya, Amerika Serikat membuat kesalahan yang sangat besar dengan menggunakan dolar sebagai instrumen sanksi... dengan mencegah pembayaran dalam dolar untuk produk yang terkena sanksi," kata Putin dalam sebuah wawancara dengan CNBC pada Rabu (13/10).

Ia menambahkan bahwa semua negara yang menghadapi sanksi AS, salah satunya Rusia, tidak memiliki pilihan lain dan terpaksa menggunakan mata uang lain dalam melakukan transaksi internasional.


Turki Salahkan Rusia dan AS atas Serangan Teroris di Suriah Utara

"Kami hanya dipaksa untuk beralih ke penyelesaian dalam mata uang lain,” tambahnya.

Putin mengakui jika Rusia dengan senang hati menggunakan mata uang dolar AS dalam perdagangan energi, setidaknya untuk saat ini. Meski demikian, ia mengatakan bahwa pihaknya juga memiliki rencana untuk secara sepenuhnya tidak lagi menggunakan dolar AS dalam transaksi internasional.

“Jika kebijakan otoritas Amerika berlanjut… maka kita tidak perlu melakukan apa pun, AS akan sendirinya merusak kepercayaan terhadap dolar,” tukasnya.

Negara-negara Sekutunya Mulai Normalisasi Hubungan dengan Suriah, Begini Respons AS

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia