logo


Ancaman Nyata Timur Tengah Bukan Ambisi Nuklir Iran, Tapi Senjata Nuklir Israel

Perwakilan Iran untuk PBB menuduh nuklir Israel selama ini merupakan ancaman nyata untuk wilayah Timur Tengah

13 Oktober 2021 19:30 WIB

Ilustrasi ledakan nuklir
Ilustrasi ledakan nuklir istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Perwakilan Iran untuk PBB, Heidar Ali Balouji, pada Selasa (12/10) mengatakan bahwa ancaman sebenarnya bagi kawasan Timur Tengah bukanlah ambisi senjata nuklir Iran, melainkan senjata nuklir yang kini sudah dimiliki oleh Israel. Hal itu ia sampaikan dalam pertemuan komite Majelis Umum PBB terkait upaya pelucutan senjata nuklir global di kota New York.

“Israel terus menentang semua rezim internasional yang mengatur senjata pemusnah massal dengan menolak untuk mematuhi [Perjanjian Non-Proliferasi], Konvensi Senjata Kimia dan Komite Senjata Biologis,” kata perwakilan Iran Heidar Ali Balouji, berbicara pada pertemuan komite di Kota New York pada Selasa (12/10).

Pada kesempatan tersebut, ia menuduh Israel "sangat menghambat" penciptaan wilayah Timur Tengah yang bebas nuklir, yang diusulkan oleh Iran pada tahun 1974 silam, dan menyebut nuklir Israel menimbulkan "ancaman paling serius" baik untuk keamanan negara-negara regional, dan rezim non-proliferasi.


Rudal Hipersonik seperti Milik Rusia Masih Terlalu Mahal, AS Ingin yang Lebih Terjangkau

“Namun demikian, [Israel] berusaha untuk menggambarkan kemampuan senjata konvensional Iran atau program nuklir damai eksklusifnya, yang berada di bawah verifikasi paling kuat dari Badan Energi Atom Internasional, sebagai tantangan bagi stabilitas regional,” kata diplomat itu.

“Ini hanyalah langkah munafik untuk mengalihkan perhatian dari bahaya nyata yang ditimbulkan bagi perdamaian regional oleh Israel, khususnya persenjataan senjata nuklirnya serta instalasi dan kegiatan nuklir rahasia dan tidak dijaga,” tuduhnya.

Tingkatkan Aktivitas Militer di Dekat Taiwan, China: Ditujukan untuk Melawan Gerakan Separatis

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia