logo


Rudal Hipersonik seperti Milik Rusia Masih Terlalu Mahal, AS Ingin yang Lebih Terjangkau

Pentagon mengatakan jika mereka perlu memikirkan cara untuk mengembangkan rudal hipersonik dengan harga yang lebih murah

13 Oktober 2021 18:30 WIB

Rudal hipersonik Zircon milik Rusia
Rudal hipersonik Zircon milik Rusia istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Pentagon menginginkan kontraktor pertahanan mereka memangkas biaya akhir senjata hipersonik. Hal itu disampaikan oleh kepala penelitian dan pengembangan teknis Kementerian Pertahanan AS, Heidi Shyu, pada Selasa (12/10), karena biaya pengembangan generasi berikutnya dari rudal super cepat tersebut sangat mahal dan bisa mencapai puluhan juta per unit.

“Kita perlu mencari cara untuk mendorong pengembangan rudal hipersonik yang lebih terjangkau,” katanya kepada wartawan di konferensi Asosiasi Angkatan Darat Amerika Serikat yang digelar di Washington.

Saat ini, AS menggunakan rudal jelajah yang merupakan teknologi canggih dengan biaya produksi kurang dari $5 juta per unit. Tetapi, kemampuan rudal jelajah tersebut masih sangat tertinggal jika dibandingkan dengan senjata hipersonik karena memiliki jangkauan yang lebih pendek, kecepatan yang lebih lambat dan lebih rentan untuk dideteksi dan ditembak jatuh.


Irak yang Berhasil Tangkap Petinggi ISIS, Pentagon Berikan Warning

Permintaan anggaran Pentagon pada tahun fiskal 2022 untuk penelitian hipersonik adalah $3,8 miliar atau meningkat sekitar $600 juta dari tahun sebelumnya.

Pada bulan September lalu, Defense Advanced Research Projects Agency berhasil menguji senjata hipersonik yang mampu melaju hingga lima kali kecepatan suara atau sekitar 6.200 kilometer (3.853 mil) per jam.

Sementara itu, pada Juli lalu, Rusia menyatakan telah berhasil melakukan uji coba peluncuran rudal jelajah hipersonik Tsirkon (Zirkon), senjata yang oleh Presiden Vladimir Putin disebut-sebut sebagai bagian dari sistem rudal generasi baru yang belum tertandingi di dunia.

Intelijen Israel Tak Yakin Iran Bisa Bikin Bom Nuklir dalam Waktu Dekat

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia