logo


Rachel Vennya Dikabarkan Kabur dari Wisma Atlet, PDIP: Pemerintah Harus Turun Tangan

Handoyo mengatakan bahwa karantina bagi orang yang baru pulang dari luar negeri sangat penting dilakukan

13 Oktober 2021 14:15 WIB

Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo
Anggota Komisi IX DPR RI, Rahmad Handoyo jitunews/Khairulanwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Selebgram Rachel Vennya dikabarkan kabur dari masa karantina di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSDC) Pademangan, Jakarta Utara, usai melakukan perjalanan ke Amerika Serikat. PDIP mengatakan bahwa kabar tersebut harus ditindaklanjuti.

"Ini pantas kita sayangkan, pantas kita sesalkan karena ini sudah menjadi konsumsi publik, ini harus kita dalami, harus kita tindak lanjuti. Kalau tidak ini akan menjadi melemahkan terhadap kampanye perang bersama melawan Covid," kata legislator PDIP, Rahmad Handoyo kepada wartawan, Rabu (13/10).

Handoyo mengatakan bahwa karantina bagi orang yang baru pulang dari luar negeri sangat penting dilakukan.


Rachel Vennya Resmi Bercerai dari Niko Al Hakim, Sidang Berjalan Secara Tertutup

"Sedangkan kita beberapa waktu lalu dikasih contoh bagaimana pejabat negara keluar negeri pulang harus karantina dulu, jadi karantina tidak harus untuk pejabat, untuk selebgram bukan hanya WN asing, tapi seluruhnya dari perjalanan luar negeri ke Indonesia wajib karantina. Ini untuk melindungi warga negara kita yang ada di Indonesia," lanjutnya.

Handoyo mengatakan bahwa apapun alasan Rachel kabur dari karantina sangat tidak dibenarkan. Anggota Komisi IX DPR ini meminta pemerintah turun tangan.

"Apapun alasannya yang sudah dinyatakan karantina tidak dibenarkan, pemerintah harus turun tangan untuk mendalami agar siapa pun orang-orang yang melanggar harus ada sanksi, apalagi public figure," ujar Handoyo.

Handoyo meminta pemerintah untuk memberikan sanksi sesuai yang berlaku. Pemerintah diminta untuk memberi perhatian pada kasus ini.

"Saya kira perlu menjadi perhatian kita sampaikan pemerintah untuk mendalami kasus ini, kalau emang ada sanksi ya silakan saja sesuai dengan sanksi yang berlaku, ini justru menjadi berita yang sangat besar dapat atensi di masyarakat bukan soal sosoknya tapi soal pelanggaran itu, kalau tidak diapa-apakan saya kira akan berdampak buruk," kata Handoyo.

Kapolri Siap Rekrut 56 Pegawai Tak Lolos TWK, PDIP: Jalan Tengah

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata