logo


Ibas Yudhoyono Harap Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Tak Mangkrak

Ibas menyarankan adanya audit dan review secara menyeluruh untuk mencegah penyalahgunaan investasi.

12 Oktober 2021 15:26 WIB

Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas). demokrat.or.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi Partai Demokrat, Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas berharap mega proyek Kereta Api Cepat Jakarta-Bandung tidak berhenti di tengah jalan atau mangkrak.

“Semoga tidak makin dalam dan mangkrak,” cuitnya lewat akun Twitter-nya, dikutip Selasa (12/10).

Guna menghindari penyalahgunaan investasi, Ibas menyarankan adanya audit dan review secara menyeluruh.


Tanggapi Ibas, Pemerintah Ingin Proyek Kereta Cepat Tidak Mangkrak Agar Tak Jadi Hambalang Jilid II

“Sebaiknya diaudit dan dilakukan review menyeluruh. Jangan sampai ada penyalahgunaan investasi hingga membengkak triliunan rupiah,” saran dia.

Putra Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono ini menilai, fiskal negara tidak bisa terus dibebankan sebagai Penyertaan Modal Negara (PMN). Pemerintah diminta menghitung timbal baliknya untuk BUMN secara seksama.

“Fiskal negara tidak bisa terlalu banyak hanya untuk PMN terus-menerus. Juga harus dihitung cost dan benefitnya untuk BUMN,” jelasnya.

Diketahui, biaya proyek kereta api cepat Jakarta-Bandung membengkak dari Rp 27,17 triliun menjadi Rp 113,9 triliun. Dalam hal ini, timbul usulan suntikan dana tambahan senilai Rp 4,1 triliun dari Penyertaan Modal Negara (PMN) 2022.

Pemerintah Usul Pemilu 2024 Digelar Mei, Demokrat: Patut Dicurigai Ada Skenario Gelap

Halaman: 
Penulis : Iskandar