logo


Anies Baswedan Bahas Pilgub DKI 2024, PDIP: Seolah-olah Mengeluh, Dia Akan Dapat Simpati

Menurutnya, Anies hanya pura-pura tidak tahu soal pelaksanaan pilgub

11 Oktober 2021 19:28 WIB

Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono.
Wakil Ketua Bidang Pemenangan Pemilu DPD PDI-P DKI Jakarta, Gembong Warsono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Fraksi PDIP DPRD DKI Jakarta, Gembong Warsono, menilai pernyataan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, soal Pilgub diundur ke 2024 menimbulkan persepsi seolah ada motif lain.

"Pernyataannya Pak Anies menimbulkan persepsi seolah-olah diundur ke 2024 ada motif lain. Padahal Anies sudah tahu, sebelum mencalonkan diri sebagai Cagub DKI Jakarta, UU Pemilu sudah disahkan. Jadi harusnya Pak Anies paham betul soal Pemilu DKI Jakarta tidak dilaksanakan tahun 2022, tetapi tahun 2024," kata Gembong kepada wartawan, Senin (11/10).

Menurutnya, Anies hanya pura-pura tidak tahu soal pelaksanaan pilgub.


Soal Pemilu Serentak 2024, PDIP Minta Anies Pelajari Aturan Agar Tak Terkesan Bodoh

"Jadi (Anies) kura-kura dalam perahu gitu loh. Sebenarnya sudah tahu gitu lho, siapa pun, tidak hanya Pak Anies, siapa pun waktu Pilkada 2017 memenangkan pertarungan DKI Jakarta, mereka pasti sudah tahu bahwa pemilu selanjutnya tidak dilaksanakan pada 2022. Sudah tahu itu. Kapan dilaksanakannya? Sesuai jadwal tahun 2024," sebutnya.

Gembong juga menanggapi soal tudingan Ketua DPRD DKI Jakarta, Prasetio Edi Marsudi yang meminta Anies berhenti berbohong soal Pilgub 2024. Gembong mempertanyakan alasan Anies mengungkit pilgub diundur.

Soal Sebutan 'Celeng' di PDIP, Ini Kata Ganjar Pranowo

Halaman: 
Penulis : Admin