logo


Iran Tuding AS Terlibat dalam Serangan Bom yang Tewaskan Puluhan Jemaat Syi'ah di Afghanistan

Presiden Iran menuding AS terlibat dalam serangan bom bunuh diri yang menewaskan puluhan jemaat Syi'ah di Afghanistan pada Jumat pekan lalu.

11 Oktober 2021 13:30 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Presiden Iran, Ebrahim Raisi, pada Sabtu akhir pekan lalu menuding Amerika Serikat berada di balik insiden serangan bom bunuh diri yang menewaskan 46 orang dan melukai di sebuah masjid Syi'ah di Afghanistan.

Sehari sebelumnya, kelompok teroris ISIS sudah mengklaim bertanggung jawab atas serangan terhadap jemaah Syi'ah di sebuah masjid di provinsi Kunduz, Afghanistan Utara.

“Kejahatan yang dilakukan dengan tujuan untuk menyebarkan perpecahan di antara umat Islam ini dilakukan oleh mereka yang anti-manusia dan anti-agama jelas bagi semua orang. AS telah memfasilitasi perluasan kegiatan penjahat ISIS di Afghanistan,” kata Raisi dikutip Al Arabiya.


Mantan Presiden Afghanistan Dituding Bawa Lari Uang Negara, Mantan Bodyguard: Saya Punya Rekaman

“Kelanjutan aksi teroris dan kombinasi hasutan agama dengan hasutan etnis menciptakan perpecahan dan hasutan yang merupakan bagian dari plot keamanan baru AS untuk Afghanistan,” tambahnya.

Sejak Taliban menguasai Afghanistan pada 15 Agustus, ISIS telah meningkatkan serangannya di negara itu, yang mengincar para pejuang Taliban dan warga sipil Afghanistan, termasuk insiden serangan bom bunuh diri ditengah proses evakuasi di bandara internasional Hamid Karzai yang menewaskan ratusan warga sipil dan belasan personil tentara AS.

 

Sebelum Masa Jabatan Berakhir, Kanselir Jerman Sempatkan Diri Kunjungi Israel

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia