logo


Tegaskan Gugatannya Tak Aneh, Yusril: Yang Aneh Justru Sikap DPP Demokrat

Yusril menegaskan bahwa AD/ART Perubahan PD Tahun 2020 bukanlah produk DPP PD, tetapi hasil Kongres PD Tahun 2020.

11 Oktober 2021 04:27 WIB

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra www.jitunews.com/herumuawin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kuasa hukum Partai Demokrat  kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Hamdan Zoelva mengatakan bahwa pengujian uji formil dan materiil Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat aneh. Pasalnya, kata dia, pihak termohon bukan Partai Demokrat, melainkan Menkumham Yasonna Laoly.

Menanggapi hal tersebut, kuasa hukum empat mantan kader Demokrat yang bergabung di kubu Moeldoko Yusril Ihza Mahendra menegaskan bahwa tidak ada yang aneh dalam permohonan judicial review AD/ART Demokrat. Ia justru menyebut sikap Partai Demokrat kubu AHY yang terlihat aneh.

"Aneh atau tidak anehnya permohonan itu tergantung kedalaman analisis pengacara yang ditunjuk PD untuk menangani perkara itu. Kalau analisisnya sambil lalu tentu terlihat aneh. Tetapi kalau dianalisis dalam-dalam justru sebaliknya, tidak ada yang aneh. Yang aneh justru sikap DPP Demokrat sendiri," kata Yusril dalam keterangannya, Minggu (10/10/2021).


Jokowi Dipuji Profesor Singapura, Demokrat Nggak Heran, SBY Juga Pernah

Yusril menjelaskan bahwa pihaknya bukan menggugat AD/ART Partai Demokrat saat berdiri, melainkan AD/ART perubahan tahun 2020. Ia pun menegaskan bahwa AD/ART Perubahan PD Tahun 2020 bukanlah produk DPP PD, tetapi hasil Kongres PD Tahun 2020.

"Yang aneh justru kalau pengacara DPP PD minta supaya DPP PD dijadikan sebagai pihak yang 'paling signifikan memberi keterangan' atas Permohonan JR. Apalagi menyebut DPP PD sebagai pihak yang membuat AD Perubahan," tuturnya.

"DPP PD hanyalah pihak yang diberi amanat atau mandat oleh kongres untuk mendaftarkan Perubahan AD/ART ke Kemenkumham. Di partai manapun keadaannya sama," sambungnya.

 

 

Formula E Jangan Digelar di Pulau Reklamasi, Roy Suryo Usulkan Tempat Ini

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati