logo


PPKM Level 2 Kota Solo, Gibran Bolehkan Pagelaran Wayang Asal Terapkan Prokes Ketat

Gibran berharap pandemi Covid-19 segera berakhir agar sektor parekraf lekas pulih.

10 Oktober 2021 12:01 WIB

Gibran dampingi Sandiaga tinjau Rumah Siap Kerja di Solo
Gibran dampingi Sandiaga tinjau Rumah Siap Kerja di Solo Prokompim Pemkot Solo

SOLO, JITUNEWS.COM – Wali kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mendampingi Menteri Parekraf, Sandiaga Uno saat meninjau Rumah Siap Kerja di Jl. Cuwiri 2, Makamhaji, Sukoharjo, Sabtu (9/10).

Gibran, dalam kesempatan ini, menyampaikan bahwa Pemkot Solo telah melakukan pelonggaran atas pentas seni dan pariwisata, mengingat PPKM Kota Solo saat ini berada di level 2.

“Karena Solo sudah turun ke level 2 dengan capaian vaksinasi yang tinggi, jadi kita sudah mulai melonggarkan aktifitas termasuk kegiatan-kegiatan pariwisata dan budaya,” kata Gibran.


Kaget Ada Kembang Tahu Instan, Sandiaga: Keren Sekali, Kreatif

Gibran juga berharap para pelaku seni bisa lebih bersabar. Dia menekankan, acara budaya dan kesenian dapat digelar dengan jumlah tamu yang terbatas serta menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

“Sekali lagi mohon bersabar dulu, silakan menggelar event wayang tapi dengan prokes yang ketat, tamu yang terbatas secara hybrid. Nanti kalau kita sudah turun level lagi, positivity rate-nya sudah bisa kita tekan lagi, pengunjung atau penontonnya bisa kita longgarkan lagi,” imbuhnya.

Putra Presiden Joko Widodo ini memastikan pihaknya hingga kini masih memprioritaskan aspek kesehatan masyarakat terlebih dahulu.

“Intinya kesehatan dulu yang kita prioritaskan, yang lain nanti mengikuti,” pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Parekraf Sandiaga Uno mengharapkan adanya program berkelanjutan bagi para pekerja seni serta pelaku UMKM dan ekonomi kreatif memasuki era pasca pandemi dan digitalisasi.

“Kami mengucapkan terima kasih, bantuan kepada para pelaku seni. Dan kita harapkan ini hanya pembuka karena berdasarkan reserach dibutuhkan gerak cepat untuk membantu pelaku seni terutama seni pewayangan,” kata Sandiaga.

“Namun ke depannya harus ada yang lebih memiliki keberlanjutan yaitu dengan program-program peningkatan keterampilan, pendampingan serta pelatihan untuk para pelaku seni ini untuk memasuki era baru digitalisasi dan juga dimana UMKM dan wirausaha-wirausaha bisa membuka lapangan kerja seluas-luasnya,” tutupnya.

Diketahui, Rumah Siap Kerja memamerkan produk roastery, kerajinan kursi rotan serta wayang kulit. Acara ini juga menampilkan pertunjukan wayang kulit oleh dalang muda Ki Amar Pradopo.

Selain itu, ada dialog interaktif dengan para peserta dan peluncuran secara simbolis gerakan sosial #KitaPeduli untuk membantu pelaku parekraf Indonesia yang terdampak pandemi.

Hadiri Deklarasi Kelurahan Damai Tipes, Gibran Sebut Produktivitas Ekonomi Jadi Kunci Tangani Intoleransi

Halaman: 
Penulis : Iskandar