logo


Parah, AD dan Ke 4 Saudaranya Juga Alami Kekerasan

Kondisi psiokologi kelima anak berbeda-beda, ada anak yang trauma berat ada yang biasa saja.

15 Mei 2015 13:48 WIB

Salah satu anak yang diamankan aparat dari siksaan orang tuanya, AD ( Via: Istimewa )
Salah satu anak yang diamankan aparat dari siksaan orang tuanya, AD ( Via: Istimewa )

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bocah delapan tahun atau AD yang ditelantarkan oleh orang tuanya, kini sudah diamankan oleh Polda Metro Jaya bersama KPAI. AD dan keempat saudaranya telah menjalani visum, guna mengetahui tindak kekerasan yang mungkin telah dilakukan orang tuanya.
 
"Kelima anak ini sudah divisum, kita lihat saja dulu, secara fisik mereka sehat," ucap Erlinda. 

Kondisi psiokologi kelima anak ini berbeda-beda, ada anak yang mengalami trauma berat karena diduga mengalami kekerasan oleh orang tuanya. 

"Kondisi anak-anak sehat, tapi beberapa anak psikologinya terganggu. Walaupun kelima anak ini berbeda-beda kondisi psikologinya, ada yang kuat, ada yang sangat trauma dan ada yang biasa saja," kata Erlinda.

Beberapa warga Kompleks Citra Grand Cibubur, Bekasi, mengaku AD selain ditelantarkan juga mengalami penyiksaan oleh orangtuanya. Warga juga menemukan adanya tindakan yang tidak layak terhadap kelima anak tersebut. Seperti yang diungkapkan oleh tetangga korban, Agustini, "saya pernah berurusan dengan ayahnya AD tentang perlakuan dia terhadap anaknya, namun ayahnya cuma mengatakan 'ini anak saya, mau saya siksa terserah saya'," kata Agustini.


Heboh Pernyataan Berenang Dapat Menyebabkan Kehamilan, Jubir Istana Angkat Bicara

Agustini menduga penyiksaan terhadap AD ini benar terjadi, sebab ia pernah melihat benjolan di kepala AD. Dia juga menduga penyiksaan juga dialami oleh keempat anak perempuan mereka lainnya. Tetangga AD juga pernah menceritakan kepadanya bahwa ada jeritan dari dalam rumah korban.

"Pernah tedengar suara jeritan anak dari dalam rumah. Tetapi waktu itu si AD lagi diamankan oleh warga, berarti tinggal empat saudaranya lagi kan yang didalam rumah," tambah Agustini. 

Menurut Erlinda, hasil temuan di lapangan dan penemuan dengan pihak orang tua AD, ini sudah kearah tindakan pelanggaran berat. Polisi pun sudah menindaklanjuti hal ini dengan mengamankan kedua orangtua AD. Polisi pun kian intensif dalam melindungi anak beserta KPAI secara nasional

Terkait Pencopotan Dirinya, Sitti Hikmawatty Menduga Ada Motif Lain

Halaman: 
Penulis : Adinda Purnama Rachmani, Vicky Anggriawan