logo


Kontraktor Proyek GOR Manahan Solo Dinilai Tak Profesional, Gibran: Sudah Kita Putus Kontrak

Pihak kontraktor beralasan kesulitan mendapatkan oksigen untuk pengerjaan

8 Oktober 2021 10:26 WIB

Gibran Rakabuming Raka
Gibran Rakabuming Raka Dok. Jitunews

SOLO, JITUNEWS.COM - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, memutus kontrak kerja dengan PT Trinanda Karya Utama terkait pembangunan GOR Indoor Manahan Solo. Gibran menyebut kontraktor tidak profesional.

"GOR Manahan sudah kita putus kontrak. Sangat menyayangkan, tidak profesional," kata Gibran di Balai Kota Solo, Kamis (7/10).

Kontraktor tidak bisa menyelesaikan pekerjaan sesuai waktu yang sudah ditentukan. Pemkot Solo sendiri sudah memberikan perpanjangan waktu, namun proyek belum rampung. Seharusnya, proyek selesai pada 26 Juli 2021, lalu diberikan perpanjangan sampai 50 hari.


Soal Beras Berstiker Dirinya, Gibran: Stiker Itu Ada Pesannya

"Tidak sesuai deadline. Sudah dikasih kesempatan untuk extend beberapa periode tapi tidak selesai. Ya udah putus kontrak wae," katanya.

Pihak kontraktor beralasan kesulitan mendapatkan oksigen untuk pengerjaan karena kasus Covid-19 sedang tinggi pada Juli 2021. Alasan tersebut tidak bisa diterima oleh Gibran.

"Rasah nyalahke (jangan menyalahkan) oksigen, dulu butuh untuk covid," katanya.

Sudah hampir satu bulan ini proyek GOR Manahan berhenti. Gibran mengatakan bahwa proses lelang ulang proyek telah dilakukan.

"Ini kita berproses lelang ulang. Kalau bisa sesegera mungkinlah," katanya.

Gibran mengatakan bahwa tidak ada kerugian negara dalam pemutusan kontrak ini.

"Sudah bayar denda, nggak ada gugatan apa-apa, cukup kooperatif. Yang paling penting tidak ada kerugian negara, tenang aja," pungkasnya.

Soal Cuitan Pigai, Gibran Tegaskan Warga Papua Nyaman Tinggal di Solo

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata