logo


Harga Gas Alam Eropa Meroket, Lima Negara Minta Segera Diadakan Penyelidikan

Lima negara anggota Uni Eropa meminta adanya proses investigasi di pasar energi dan melakukan langkah mitigasi yang bertujuan untuk membuat harga gas alam Eropa kembali normal

7 Oktober 2021 17:30 WIB

Tambang gas alam
Tambang gas alam istimewa

BRUSSELS, JITUNEWS.COM - Spanyol, Prancis, Republik Ceko, Yunani dan Rumania telah mendesak untuk segera digelar proses penyelidikan terkait kemungkinan pencongkelan harga gas alam di pasar Eropa dalam beberapa bulan terakhir. Hal itu disampaikan melalui pernyataan bersama yang dikeluarkan oleh menteri ekonomi dan keuangan negara-negara tersebut pada Rabu (6/10).

“Mengenai (isu) gas, fungsi pasar gas Eropa harus diselidiki untuk memahami mengapa kontrak gas saat ini tidak mencukupi. Kita juga harus membangun pedoman umum tentang penyimpanan gas guna memitigasi dan memperlancar kenaikan harga. Selain itu, kita harus lebih mengoordinasikan pembelian gas kita untuk meningkatkan daya tawar," kata para menteri dalam pernyataan bersama yang dipublikasikan di situs web Kementerian Ekonomi Prancis.

Mereka juga mengajukan sejumlah proposal untuk melakukan langkah mitigasi terhadap kenaikan tajam harga di sektor energi. Secara khusus, para menteri percaya bahwa pendekatan bersama di tingkat Eropa tersebut diperlukan untuk merespon lonjakan harga dengan segera.


Menhan Taiwan Yakin jika Militer China Akan Mampu Invasi Taiwan dalam Beberapa Tahun Mendatang

Selain itu, mereka juga mengusulkan reformasi pasar listrik Uni Eropa untuk meningkatkan rasio antara harga yang dibayar oleh konsumen dan biaya rata-rata produksi listrik. Negara-negara tersebut juga menekankankan pentingnya berfokus pada kemandirian energi dengan berinvestasi dalam diversifikasi pasokan energi dan mengurangi ketergantungan pada pasokan dari negara-negara lain.

Belakangan ini, Uni Eropa telah menghadapi lonjakan harga gas alam yang didorong oleh meningkatnya permintaan energi di tengah pemulihan ekonomi pasca lockdown, sementara pasokan gas untuk wilayah tersebut terbatas. Pada hari Selasa (5/10) kemarin, harga gas berjangka di Eropa memecahkan rekor baru, yakni melebihi $ 1.600 per 1.000 meter kubik.

 

Taliban Dapat Warisan Puluhan Kendaraan Lapis Baja dari Denmark, Pakar Militer: Tidak Menimbulkan Ancaman

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia