logo


Dilaporkan ke Polisi, Natalius Pigai Marah Cuitannya Dipelintir

Pigai tak merasa berbuat rasis karena tak menyebut suku.

7 Oktober 2021 05:00 WIB

Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai
Komisioner Komnas HAM, Natalius Pigai suarapapua.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Aktivis HAM Natalius Pigai meminta pihak kepolisian agar tidak menindaklanjuti laporan Barisan Relawan Nusantara (Baranusa) terhadap dirinya soal cuitan ‘orang Jawa Tengah Jokowi & Ganjar.

Pigai heran pernyataannya di Twitter itu diarahkan ke tindakan rasialisme. Dia menegaskan tak berniat bermain SARA karena tak menyebut suku tertentu.

“Saya berharap pihak kepolisian mesti menolak laporan soal rasis,” ujarnya, seperti dilansir dari Pojoksatu.id, Kamis (7/10).


Mardani PKS: Pigai Orang Baik, Coba Diajak Dialog

“Semua orang tahu saya tidak menyebut suku. Rakyat Papua sedang ikuti,” lanjutnya.

Eks komisioner Komnas HAM itu menerangkan bahwa penyebutan ‘Jawa Tengah’ merujuk pada daerah asal Jokowi dan Ganjar yang kebetulan sama.

“Saya bisa pasti marah karena mereka pelintir,” tegas Pigai.

Sebelumnya, Natalius Pigai mengeluarkan pernyataan yang disorot publik. Pasalnya, ia mengajak masyarakat untuk tak memercayai Presiden Jokowi dan Gubernur Jateng, Ganjar Pranowo buntut rasisme yang diterima orang Papua.

“Jangan percaya orang Jawa Tengah Jokowi dan Ganjar,” cuitnya di akun Twitter @NataliusPigai2, Jumat (1/10).

“Mereka merampok kekayaan kita, mereka bunuh rakyat papua, injak-injak harga diri bangsa Papua dengan kata-kata rendahan easis, monyet dan sampah,” terus Pigai.

“Kami bukan rendahan. Kita lawan ketidakadilan sampai titik darah penghabisan. Saya penentang ketidakadilan,” tandasnya.

Bakal Dilaporkan Pigai ke Polisi soal Rasis, Sultan HB X Tanggapi Begini

Halaman: 
Penulis : Iskandar