logo


Teheran Akan Lanjutkan Negosiasi Perjanjian Nuklir pada Awal November

Juru bicara Iran mengatakan bahwa pihaknya akan kembali melanjutkan proses negosiasi pemulihan perjanjian nuklir dengan AS di Vienna, Austria, pada awal November mendatang.

5 Oktober 2021 18:59 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi Istimewa

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh, mengatakan bahwa Iran mungkin akan kembali ke meja perundingan di Vienna, Austria, untuk melanjutkan negosiasi dengan AS terkait upaya pemulihan perjanjian nuklir JCPOA selambat-lambatnya awal November mendatang.

"Pemerintah [Presiden Iran] Ebrahim Raisi telah berkuasa kurang dari 55 hari ... Saya tidak berpikir bahwa (kembali ke pembicaraan) akan memakan waktu hingga 90 hari," katanya kepada AFP.

Presiden Ebrahim Raisi diketahui sudah dilantik pada 5 Agustus lalu, sehingga 90 hari dari hari pelantikan tersebut adalah 3 November 2021.


Pandora Papers Sebut AS jadi Tempat Penyembunyian Aset Internasional, Joe Biden Bilang Begini

“Kami telah memulai dua proses peninjauan di dalam Iran setelah pemerintahan baru mulai menjabat. Proses review pertama sudah selesai dan disimpulkan, kami memutuskan untuk mengumumkan bahwa kami akan ke Vienna, pasti, dan kami akan memulai kembali negosiasi kami dengan P4+1,” jelasnya.

P4+1 yang dimaksud adalah China, Rusia, Prancis, Inggris dan Jerman, serta Uni Eropa.

“Proses review kedua belum selesai. Kami mencoba meninjau semua rincian pembicaraan Vienna, enam putaran yang sebenarnya dilakukan di bawah pemerintahan sebelumnya di Iran. Ada pertanyaan, pemerintahan baru mencoba mencari tahu apa kekurangannya, apa karakteristik pembicaraan sebelumnya. Segera, akan ada kesimpulan untuk proses peninjauan itu, dan kemudian kami akan dapat menetapkan tanggal dan waktu untuk putaran pembicaraan baru,” tambah Khatibzadeh.

Saat ditanya tentang waktu khusus untuk kembali ke Wina, ia menjawab: “Presiden dan menteri luar negeri keduanya mengatakan bahwa segera setelah proses peninjauan selesai - kami memiliki kerja keras sekarang di Teheran untuk meninjau semua rincian negosiasi, di sana banyak rincian untuk negosiasi," tukasnya.

Pandora Papers Kaitkan Putin dengan Aset Rahasia di Monaco, Jubir Kremlin: Klaim yang Tidak Berdasar

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia