logo


Terkait Kasus AD, Indonesia Belum Menjadi Negara Hukum

Orang tua yang terbukti menelantarkan anaknya wajib menjalani edukasi menjadi orang tua yang baik.

15 Mei 2015 11:13 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Setelah kasus AD, anak berumur delapan tahun yang ditelantarkan orang tuanya, tentu perlu ada terobosan hukum terhadap bagi orang tua yang melakukan hal serupa.
 
Menurut Psikolog Reza Indragiri Amriel, orang tua yang menelantarkan anaknya, pertama-tama harus dibuktikan terlebih dahulu atas kesalahan yang dituduhkan tersebut. Orang tua yang tebukti bersalah harus dihukum dengan kewajiban menjalani edukasi menjadi orang tua yang baik. 

Menurut Reza, "Jika orang tua AD terbukti terdakwa, maka ia bisa dipenjara selama lima tahun dan denda Rp 100 juta," katanya. 

Hal ini bisa dipertimbangkan untuk diterapkan kepada orang tua secara nasional atau pun orang tua AD yang telah menelantarkan putranya tersebut.

Jatarnas Polda Metro Jaya sejauh ini telah mengamankan lima orang anak dari Perumahan Citra Gran Cibubur, Cluster Nusa Dua Blok E8 No 37. Mereka membawa AD (8) anak yang ditelantarkan orang tuanya berserta keempat adiknya. 


Heboh Pernyataan Berenang Dapat Menyebabkan Kehamilan, Jubir Istana Angkat Bicara

Kasubdit Jatarnas Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Herry Heryawan mengatakan, pihaknya telah mengevakuasi anak-anak tersebut setelah mendapat informasi dari masyarakat. 

"Anak-anak ini kan dilindungi oleh negara, sehingga kita lakukan upaya evakuasi untuk menyelamatkan mereka. Karena ada informasi jika anak-anak tersebut ditelantarkan," ungkap Herry.

Kelima anak ini sekarang berada di safe house KPAI, untuk sementara kedua orang tua dibawa ke Mapolda Metro Jaya. Ayah AD sendiri, Utomo Poernomo, adalah seorang dosen disebuah perguruan tinggi swasta. 

Terkait Pencopotan Dirinya, Sitti Hikmawatty Menduga Ada Motif Lain

Halaman: 
Penulis : Adinda Purnama Rachmani, Vicky Anggriawan