logo


Tersinggung Pegawainya Dimarahi Risma, Gubernur Gorontalo Desak Jokowi Beri Peringatan

Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mendesak kepada Presiden Joko Widodo agar mengevaluasi sikap Risma yang dinilainya terlalu emosional.

2 Oktober 2021 11:11 WIB

Tri Rismaharini
Tri Rismaharini Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie mengaku tersinggung saat mengetahui aksi marah-marah yang dilakukan Menteri Sosial Tri Rismaharini kepada salah satu pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di wilayah pemerintahannya. Ia menyebut sikap Risma yang menuding-nuding pegawainya dengan pena adalah contoh buruk yang dilakukan oleh seorang pejabat.

"Boleh lah emosi, tapi jangan kelakuan seperti itu dong. Itu pegawai saya, meskipun dia pegawai rendahan, tapi manusia juga. Saya alumni STKS tahun 80-an sudah kenal Menteri Nani Soedarson, para dirjen, tapi tidak ada yang sikapnya begitu. Saya tersinggung, saya enggak terima," kata Rusli dalam keterangan resminya, Sabtu (1/10/2021).

Rusli mengingatkan agar Risma menjaga sikapnya didepan rakyat. Apalagi, kata dia, seorang pejabat harusnya bisa memberi contoh bagaimana dalam bersikap dan bertingkah laku.


Kinerjanya Payah Banget, Jokowi Diminta Rizal Ramli Ngaca

Lebih lanjut, ia mendesak kepada Presiden Joko Widodo agar mengevaluasi sikap Risma yang dinilainya terlalu emosional.

"Tolonglah, mumpung Pak Presiden juga bisa lihat di YouTube (video marah-marah Risma) dimana mana karena sudah ribut. Memperingati stafnya karena seperti itu," pungkasnya.

Jadikan Kapolri 'Tameng' Polemik TWK KPK, ICW: Jokowi Tak Hargai Rekomendasi Ombudsman dan Komnas HAM

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati