logo


Rumah Orang Tua AD Terpaksa Didobrak Polisi

Orang tua AD tetap tak mau membuka pintu walau sudah dibujuk anggota KPAI.

15 Mei 2015 11:02 WIB

Rumah orang tua AD di citragrand cibubur (Ist)
Rumah orang tua AD di citragrand cibubur (Ist)

JAKARTA JITUNEWS.COM - Polisi terpaksa mendobrak pintu rumah di Citra Gran Cibubur, pada Kamis (14/05), lantaran langkah bujukan dari seketaris komisi anak nasional, Erlinda tidak meyakinkan ibu pemilik rumah. 

KPAI dan Kepolisian mendatangi rumah tersebut setelah warga kompleks melaporkan bahwa pemilik rumah tersebut menelantarkan anak laki-laki berusia delapan tahun yang berinisial AD. Selama enam bulan anak ini tidak diizinkan tidur di rumah orang tuanya, sehingga anak itu pun terpaksa tidur di pos satpam atau di rumah warga yang kasihan pada AD. 

Tim Kepolisian Metro Jaya akhirnya mendatangi rumah yang terletak di Blok E tersebut. Ibu AD ada di dalam rumah bersama tiga orang putrinya. Tapi, ibu tersebut tidak bersedia membukakan pintu. Ayah AD sebelumnya sudah dipanggil polisi untuk memberikan keterangan. 


Menko PMK Sebut Masa Depan Indonesia Ada di Tangan Anak-anak

Seketaris KPAI, Erlinda, meyakinkan bahwa dirinya yang bakal masuk rumah tanpa didampingi polisi. Tawaran itu dijawab dengan ucapan dari ibu AD. "Saya mau buang air dulu, ada anak saya disini." begitu ucapnya.

Tidak kunjung dibuka pintu rumah itu, anggota polisi langsung mendobrak pintu rumah itu. Erlinda dan anggota Satuan Jatarnas langsung menggendong tiga putri yang ada didalam rumah dan masuk ke mobil. Sedangkan Ibu AD langsung terduduk lemas di tempat tidur yang ada di samping pintu. 

Sementara AD dan ketiga adiknya diamankan di Dinas Sosial DKI Jakarta. 

"AD dan adik-adiknya sekarang sudah aman, kami sedang berupaya untuk melakukan negosiasi kepada polisi agar dapat dilakukan visum disini untuk adik-adikya dan tidak di kantor polisi," ujar Erlinda.

Nadiem Sebut Sekolah Negeri untuk Siswa Ekonomi Rendah, KPAI: Saya Terkejut

Halaman: 
Penulis : Adinda Purnama Rachmani, Vicky Anggriawan