logo


Patung Diorama G30S/PKI Ditarik dari Kostrad, Fadli Zon: Ini Kesalahan Fatal

Benda museum tidak bisa seenaknya diangkut atas permintaan seseorang.

28 September 2021 10:59 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Ketua Umum Partai Gerindra turut menanggapi polemik penarikan patung diorama peristiwa G30S/PKI dari Markas Kostrad.

Sebelumnya, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo menuding TNI di bawah kepemimpinan Letjen Dudung Abdurachman telah disusupi PKI atas penarikan patung tersebut.

Lewat cuitan Twitter-nya, Fadli Zon menyatakan sikap yang tak jauh beda dengan Gatot terkait penarikan patung yang menggambarkan tragedi G30S/PKI.


Viral Siswa SD Seberangi Sungai Naik Styrofoam, Fadli Zon: Luar Biasa Negara Kita

Menurut Fadli, patung itu merupakan bagian dari museum sehingga tidak bisa sembarangan diambil. Terlebih peristiwa G30S/PKI merupakan sejarah penting bagi bangsa.

“Tidak bisa benda museum seenaknya diangkut atas permintaan seseorang,” tulisnya di akun @fadlizon, dikutip Selasa (28/9).

“Apalagi menyangkut tonggak sejarah penting bangsa kita. Ini kesalahan yang fatal,” lanjutnya.

Anggota DPR RI itu lantas menyentil Letjen Dudung Abdurachman yang bertanggung jawab atas peniadaan patung tersebut. Selain itu, penurunan baliho FPI oleh TNI juga disinggung.

“Setelah baliho, kini patung,” sindir Fadli Zon.

Untuk diketahui, ketiga patung yang ditarik dari Markas Kostrad adalah Jenderal TNI AH Nasution, Mayjen TNI Soeharto, dan Kolonel Inf Sarwo Edhie Wibowo.

Soal Pembongkaran Patung Soeharto, Kostrad Beri Klarifikasi

Halaman: 
Penulis : Iskandar