logo


Strategi HIPMI Tumbuhkan Minat Vaksin Masyarakat, Bagi Beras hingga Doorprize

Masyarakat di suatu daerah memiliki karakter masing-masing.

27 September 2021 15:40 WIB

Vaksinasi di Pendapi Gedhe Balaikota Solo
Vaksinasi di Pendapi Gedhe Balaikota Solo Dok. Jitunews/Iskandar

SOLO, JITUNEWS.COM – Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memiliki cara tersendiri dalam memunculkan minat masyarakat untuk mengikuti program vaksinasi Covid-19. Hipmi berinisiatif untuk menyelenggarakan kegiatan vaksin yang dapat dijangkau warga setempat.

Hal itu sempat dilakukan di Pasar Ikan Muara Baru, Jakarta Utara. Selain perihal tempat, HIPMI juga menyiapkan sejumlah hadiah bagi peserta vaksin. Langkah ini diambil semata demi menyukseskan program pemulihan ekonomi melalui percepatan vaksinasi dari pemerintah.

“HIPMI langsung menjangkau ke area dimana masyarakat itu kurang minat untuk vaksin. Seperti yang kita lakukan di Pasar Muara Baru, Jakarta, kita langsung mendatangi lokasi, dimana jarak antara masyarakat dengan lokasi vaksin itu hanya beberapa ratus meter,” tutur Roy Wangintan dari Bidang 4 Perhubungan dan BUMN BPP HIPMI di Pendapi Gedhe Balaikota Solo, Senin (27/9).


Desak Pemarintah Permudah Syarat Bertransportasi Publik, BHS: Persyaratan Antigen dan PCR Sangat Bebani Masyarakat

“Kita langsung datang ke tengah pasar. Sehingga orang datang ke situ, dibagi sembako, dikasih doorprize sepeda motor, TV, kulkas dan sebagainya. Dengan metode itu, vaksinasi bisa meraih peserta 2.500 (dalam satu hari -red),” terang dia.

Menurut Roy, setiap masyarakat daerah memiliki karakteristik yang berbeda. Oleh karena itu, lanjut dia, diperlukan strategi khusus untuk menjaring peserta vaksinasi agar herd immunity segera tercapai.

“Kalau kita tidak mendatangi secara langsung, masyarakat gak bakal mau. Padahal dari puskesmas selalu mengadakan, tetapi mereka tidak datang,” jelas Roy.

“Jadi, kita datang ke sana. ‘Yuk vaksin, nanti dapat sembako, mungkin juga dapat sembako, TV, gratis lho..’. Itu salah satu strategi saja untuk meningkatkan minat masyarakat untuk mengikuti vaksinasi,” tuntasnya.

Hal senada juga disampaikan Ketua umum BPC HIPMI Sukoharjo, Agung Dirmansyah. Pengadaan sembako merupakan salah satu metode mengobarkan semangat masyarakat untuk mendatangi lokasi vaksinasi.

“Betul. Dengan adanya sembako beras 5kg bisa menarik animo masyarakat. Begitu peserta divaksin, menunggu 30 menit, langsung dikasih sembako,” kata Agung.

Seperti diketahui, HIPMI telah menggelar kegiatan bertajuk ‘Vaksin Aman Masyarakat Sehat’ di beberapa titik, salah satunya di Pendapi Gedhe Balaikota Solo. Sebanyak 4000 dosis vaksin dan 4000 paket sembako beras @5kg disalurkan dalam dua hari, yakni 27-28 September 2021.

Ketua Pelaksana, Tito Adrianto meyakini program ‘Vaksin Aman Masyarakat Sehat’ sangat berarti dan bermanfaat buat masyarakat, khususnya warga Solo.

“Jadi disuntik juga, dikasih sembako juga, supaya imun bertambah dan sehat selalu. Harapannya ke depan program vaksinasi ini dapat mempercepat herd immunity secara lebih inklusif, sehingga terwujud masyarakat yang lebih sehat dan terlindungi menuju Indonesia yang semakin kuat dan maju serta segera terbebas dari virus Covid-19,” ujarnya.

Selain di Balaikota Solo, HIPMI juga menggelar vaksinasi di Gedung Graha Saba Buana pada 27-30 September 2021. Per hari, ditargetkan 1000 dosis vaksin dan 1000 paket beras @5kg tersalurkan kepada masyarakat.

Adapun vaksinasi juga digelar di beberapa titik lain, seperti Korem/BPC Sukoharjo & Wonogiri 2000 paket, Purnayudha/BPC HIPMI Boyolali Klaten 1000 paket, dan Solo Techno Park/BPC Hipmi Sragen & Karanganyar 2000 paket.

Sukseskan Program Pemerintah, HIPMI Gencarkan Vaksinasi di Daerah

Halaman: 
Penulis : Iskandar