logo


Heboh Bayi 10 Bulan Dicat Jadi Manusia Silver, Diajak Ngamen oleh Tetangga Kini Dibawa ke Dinsos

Satpol PP bakal merazia orang-orang yang mengeksploitasi balita di wilayah Tangerang Selatan.

27 September 2021 06:03 WIB

Viral bayi 10 bulan dicat jadi manusia silver
Viral bayi 10 bulan dicat jadi manusia silver ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kepala Seksi Penyelidikan dan Penyidikan Satpol PP Kota Tangerang Selatan, Muksin Al-Fachry mengatakan bahwa pihaknya mendapat laporan dari masyarakat terkait bayi yang dilumuri cat sehingga menjadi 'manusia silver'. Beradsarkan laporan yang diterima, ia menyebut bayi berusia 10 bulan itu diajak mengamen di SPBU Parakan.

Muksin mengatakan bahwa ibu dari bayi tersebut merupakan 'manusia silver' berinisial NK (21 tahun). NK diketahui mengontrak di Jalan Salak.

"Kami mendapati si bayi tersebut tinggal di Jalan Salak, ngontrak," kata Muksin Al-Fachry, kepada wartawan, Minggu (26/9/2021).


Wakapolri Melihat Jenazah Bayi Penumpang Lion Air

Muksin mengatakan bahwa selama NK mengamen, bayinya dititipkan kepada tetangganya beinisial E dan B yang juga 'manusia silver'. Namun pada saat dititipan, bayi tersebut turut diwarnai cat silver dan diajak mengamen tanpa sepengetahuan NK.

"Nah anaknya ini biasanya dititipkan ke tetangga," ucap Muksin.

NK baru tahu anaknya dicat silver saat dikembalikan oleh E dan B. NK pun diberi uang Rp20 ribu yang disebut sebagai jatah membeli susu dan popok.

"Saat pulang, badan, kaki ada silver-nya. Dia (NK) dibagi uang Rp 20 ribu, tapi katanya itu jatah buat beli popok dan susu," ujar Muksin.

Lebih lanjut, Muksin mengatakan bahwa saat ini NK dan bayinya sudah dibawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan tindakan lebih lanjut. Ia menegaskan bahwa pihaknya bakal merazia orang-orang yang mengeksploitasi balita di wilayah Tangerang Selatan.

"Saat ini bayi dan ibunya kita bawa ke Dinas Sosial untuk dilakukan tindakan lebih lanjut tentunya. Apabila memang masih ada yang bawa anak-anak balita, kita akan lakukan razia lebih intensif biar hal ini tidak terjadi lagi. Apalagi kota kami kota layak anak," tuturnya.

Merasa Dilecehkan dengan Cuitan 'Paha Mulus', Calon Pemimpin Tangsel: Kurang Masuk Akal

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati