logo


Tinjau Vaksinasi di Babel, Menko PMK Janji Tambah Kuota Vaksin

Menko PMK, Muhadjir Effendy, mengatakan bahwa dirinya telah menerima laporan yang menyebut jika stok vaksin Covid-19 di wilayah provinsi Bangka-Belitung masih terbatas.

26 September 2021 10:26 WIB

Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau vaksinasi di Provinsi Bangka-Belitung pada Sabtu (25/9)
Menko PMK Muhadjir Effendy saat meninjau vaksinasi di Provinsi Bangka-Belitung pada Sabtu (25/9) Kemenko PMK

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy meninjau pelaksanaan vaksinasi di Taman Dealova, Kota Pangkalpinang, Provinsi Bangka Belitung (Babel), pada Sabtu (25/9).

Dalam peninjauannya itu, Menko Muhadjir didamping oleh Gubernur Babel Erzaldi Rosman Djohan, Kapolres Pangkal Pinang AKBP Dwi Budi Murtiono dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Babel Andri Nur Titto.

Menko Muhadjir mengapresiasi pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Bangka Belitung yang telah berjalan dengan baik. Dia menerangkan, berdasarkan laporan dari Gubernur Babel, pelaksanaan vaksinasi di Provinsi Babel sudah di atas rata-rata nasional, yakni 51 persen. Angka nasional 40,82 persen per 25 September 2021.


KKB Papua Serang Nakes, Menko PMK: Sangat Memprihatinkan

Meskipun demikian, Muhadjir juga mendapatkan laporan bahwa saat ini stok vaksin di Provinsi Bangka Belitung relatif terbatas.

"Saya sudah mendapat masukan dari Gubernur dan pihak Polda tentang terbatasnya jumlah vaksin yang akan divaksinasikan di Provinsi Bangka Belitung," katanya dalam siaran pers yang diterima oleh redaksi Jitunews pada Minggu (26/9).

Menanggapi laporan tersebut, Menko Muhadjir berjanji akan membicarakan masalah tersebut dengan Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin agar mendapatkan tambahan kuota vaksin untuk Provinsi Babel.

Menurutnya, Provinsi Babel perlu mendapat perhatian. Hal itu karena Provinsi Babel merupakan wilayah yang cukup dekat dengan Kepulauan Riau yang merupakan pintu masuk WNI dan WNA dari Malaysia dan Singapura.

"Paling tidak agar (kuota vaksinnya) tidak terlalu jauh dibanding jatah provinsi tetangganya misalnya Kepulauan Riau. Karena di sana mendapatkan prioritas yang merupakan pintu masuk singapura dan malaysia. Saya kira Provinsi Bangka Belitung sebagai Provinsi tetangga juga perlu mendapatkan perhatian," tuturnya.

Berdasarkan data Satgas Covid 19, per 25 September, total capaian vaksinasi secara nasional dosis pertama sebanyak 85.433.518 dan kedua sebanyak 47.996.105 dosis vaksinasi. Sementara itu, untuk capaian vaksinasi di Provinsi Kepulauan Riau Berdasarkan data Satgas Penanganan COVID-19 Kepri, hingga 19 September 2021 capaian vaksinasi dosis 1 sebesar 78,88 persen atau 1.083.338 orang. Dengan demikian, masih tersisa 290.034 orang lagi yang akan divaksinasi hingga target 1,4 juta orang vaksin tercapai.

Selain itu, dia juga mendapatkan laporan bahwa pihak Polda Babel akan menyiapkan tenaga vaksinator untuk menyuntikan vaksin apabila penambahan kuota vaksin sudah terlaksana.

"Dari Pak Kapolres siap untuk mempercepat vaksinasi di sini. Biar angka kasus bisa cepat turun. Karena di sini angka kasus masih lumayan banyak," paparnya.

Sebelumnya, dalam kunjungannya di Bangka Belitung, Menko PMK juga mengisi kuliah umum di Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung. Dia menyampaikan pesan dan nasihat kepada para mahasiswa dan dosen Universitas Muhammadiyah Bangka Belitung agar bisa berkembang dan bersaing dengan perguruan tinggi lain.

Selain itu Menko Muhadjir juga membagikan paket sembako dari Gerakan Kemenko PMK Bersatu dan Peduli sebanyak 70 paket kepada warga Desa Beluluk, Bangka tengah, Provinsi Bangka Belitung.

Pemerintah Tetapkan 16 Hari Libur Nasional Tahun 2022, Ini Daftarnya

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia