logo


PBB Bilang Semua Negara Berkekuatan Nuklir Nantinya Harus Gelar Negosiasi Pengendalian Senjata

Pejabat tinggi PBB mengatakan bahwa seluruh negara yang memiliki kekuatan nuklir nantinya harus menggelar negosiasi terkait upaya pengendalian senjata

26 September 2021 09:22 WIB

senjata nuklir yang di miliki oleh 9 negara
senjata nuklir yang di miliki oleh 9 negara

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Wakil Sekertaris Jenderal PBB urusan Pelucutan Senjata, Izumi Nakamitsu, pada Sabtu (25/9) mengatakan bahwa seluruh negara yang memiliki kekuatan nuklir nantinya harus menggelar pembicaraan mengenai pengendalian senjata.

Saat ditanya apakah China, Perancis dan Inggris juga harus bergabung dengan kesepakatan nuklir baru yang sedang dinegosiasikan oleh AS dan Rusia, New START, Nakamitsu mengatakan: "Saya tidak tahu".

"Satu hal tentang kesepakatan bilateral dan kita tidak boleh lupa bahwa AS dan Rusia adalah pemilik senjata nuklir utama - sekitar 90 persen dari persenjataan (dunia)," katanya dalam sebuah wawancara dengan Sputniknews.


Korut Bersedia Tanda-Tangani Perjanjian Damai dengan Korsel

“Saya pikir itu bagus kedua negara adidaya ini terlibat dan berkomitmen untuk merundingkan pengurangan lebih lanjut. Tetapi pada titik tertentu, jika Anda benar-benar serius untuk menghilangkan senjata nuklir, maka, tentu saja, semua negara pemilik senjata nuklir lainnya harus datang ke meja dan berpikir tentang bagaimana melakukannya," tambahnya.

Saat merundingkan perpanjangan Perjanjian Pengurangan Senjata Strategis Baru (New START) dengan Rusia, pemerintah AS yang saat itu masih dipimpin oleh Donald Trump telah mendorong China untuk bergabung dalam pembicaraan pengendalian senjata nuklir tersebut. Namun, Beijing mengatakan tidak tertarik.

Pada Februari 2021 kemarin, Rusia dan AS akhirnya menyepakati perpanjangan Perjanjian New START selama lima tahun ke depan, hingga 5 Februari 2026, tanpa modifikasi apa pun di dalam aturan perjanjiannya.

Kerja Sama Pertahanan Inggris-Australia-AS Bisa Bikin Uni Eropa Merapat ke Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia