logo


Tuntutan terhadap CFEO Huawei Ditangguhkan oleh AS, Perusahaan: Huawei Akan Terus Membela Diri

CFO Huawei, Meng Wanzhou, sudah dibebaskan oleh pengadilan AS dan kembali ke China setelah selama hampir tiga tahun belakangan ini ditahan di Kanada

26 September 2021 06:00 WIB

CFO Huawei, Meng Wanzhou
CFO Huawei, Meng Wanzhou istimewa

BEIJING, JITUNEWS.COM - Raksasa teknologi China Huawei telah menyatakan bahwa mereka akan terus "membela diri" terhadap semua klaim hukum terkait dengan dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh perusahaan terhadap sanksi yang dijatuhkan oleh AS atas Iran.

"Huawei akan terus membela diri terhadap tuduhan di Pengadilan Distrik Timur AS di New York," kata perusahaan itu dalam pernyataan tertulisnya dikutip Sputniknews.

Pernyataan itu dirilis sesaat setelah mereka menyambut kembalinya Chief Financial Officer (CFO) Huawei, Meng Wanzhou, ke China dan bersatu kembali dengan keluarganya.


CFO Huawei Akhirnya Dibebaskan oleh AS dan Kanada, China: Persekusi Politik

Wanzhou telah dipaksa untuk tetap berada di Kanada di bawah pengawasan polisi selama hampir tiga tahun - sejak pihak berwenang setempat menangkapnya atas permintaan dari AS.

Permintaan itu baru dibatalkan pada 24 September 2021 setelah Wanzhou mencapai kesepakatan dengan Departemen Kehakiman AS. Beberapa detail dari perjanjian ini masih belum jelas, tetapi dalam sebuah sesi sidang di pengadilan federal di Brooklyn, New York, Wanzhou mengaku tidak bersalah atas tuduhan penipuan dan konspirasi yang selama ini dilayangkan oleh AS.

Setelah mendengar pengakuannya, pihak pengadilan AS memutuskan untuk menunda tuntutannya hingga Desember 2022 sehingga secara efektif membuat putri pendiri Huawei tersebut dapat meninggalkan wilayah Kanada.

Sebelumnya, Washington telah menuduh CFO Huawei tersebut nekat melakukan bisnis dengan perusahaan Iran yang saat itu sudah menerima sanksi dari AS. Washington juga mengklaim Huawei itu terus beroperasi di Iran dan dengan sengaja melakukan penipuan bank agar tidak terdeteksi oleh AS.

Di sisi lain, Huawei, telah berulang kali membantah tuduhan AS tersebut dan menyebut tindakan penangkapan dan penahanan Wanzhou itu didorong oleh kepentingan politik.

 

Dituduh Permainkan Harga Gas Eropa, Begini Reaksi Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia