logo


Dubes Myanmar Tidak Akan Pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB

Junta militer telah mengajukan Aung Thurein, salah satu petinggi militernya, sebagai duta besar Myanmar untuk PBB, menggantikan Kyaw Moe Tun.

25 September 2021 17:00 WIB

istimewa

NEW YORK, JITUNEWS.COM - Juru bicara PBB, Stephane Dujarric, mengatakan bahwa tidak ada perwakilan dari Myanmar yang dijadwalkan untuk menyampaikan pidatonya di dalam sidang majelis umum PBB tahun ini.

"Pada titik ini, (duta besar) Myanmar tidak akan berpidato," katanya, dikutip Reuters.

Duta besar Myanmar untuk PBB saat ini, Kyaw Moe Tun, yang ditunjuk oleh pemerintahan terpilih Aung San Suu Kyi, sebelumnya telah diharapkan menyampaikan pidatonya di dalam sidang majelis umum PBB pada Senin awal pekan depan, atau hari terakhir pertemuan tersebut.


Moskow Desak Washington Tak Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Pejabat Rusia

Namun, sejumlah diplomat mengatakan bahwa China, Rusia dan Amerika Serikat telah mencapai kesepakatan bahwa mereka tidak akan mempermasalahkan jika Kyaw Moe Tun masih ingin mewakili Myanmar di PBB asalkan ia tidak menyampaikan pidatonya selama Sidang Majelis Umum PBB berlangsung.

"Saya menarik diri dari daftar pembicara, dan tidak akan berbicara pada debat umum ini," Kyaw Moe Tun.

Setelah mengambil alih pemerintahan Myanmar melalui aksi kudeta, junta militer telah mengajukan Aung Thurein, salah satu petinggi militernya, sebagai duta besar Myanmar untuk PBB, menggantikan Kyaw Moe Tun.

Pengadilan Kanada Segera Bebaskan CFO Huawei Meng Wanzhou

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia