logo


Pengadilan Kanada Segera Bebaskan CFO Huawei Meng Wanzhou

Meng Wangzhou, petinggi Huawei, sudah ditangkap dan ditahan oleh pemerintah Kanada sejak 1 Desember 2018 atas perintah Amerika Serikat. Ia dituduh telah melakukan konspirasi penipuan bank

25 September 2021 16:30 WIB

CFO Huawei, Meng Wanzhou
CFO Huawei, Meng Wanzhou istimewa

OTTAWA, JITUNEWS.COM - Kepala Finansial Huawei, Meng Wanzhou, dikabarkan telah menandatangani perjanjian penangguhan penuntutan (DPA) dari pengadilan AS, dimana hal itu membuka jalan baginya untuk meninggalkan Kanada, dimana ia telah menghabiskan hampir tiga tahun belakangan ini dalam tahanan.

Seorang hakim Kanada memerintahkan Meng untuk segera dibebaskan dari tahanan pada Jumat (24/9) sore.

"Hidup saya telah terbalik. Itu adalah waktu yang mengganggu bagi saya," kata Meng kepada wartawan.


China Akan Tindak Tegas Perdagangan Mata Uang Kripto, Nilai Bitcoin dan Etehreum Merosot

Dia menambahkan bahwa dia tidak akan pernah melupakan semua dukungan yang selama ini dia terima dari seluruh dunia, dan bahwa “ada hikmah di setiap hal buruk yang menimpanya”.

CFO Huawei tersebut telah mengajukan surat pembelaan pada hari Jumat saat dia tampil secara virtual di sebuah sidang di pengadilan New York. Dia menghadapi beberapa tuduhan, termasuk penipuan bank serta konspirasi untuk melakukan penipuan bank.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Meng, putri pendiri Huawei Ren Zhengfei, mengaku tidak bersalah atas tuduhan tersebut. Sementara itu, penangguhan tuntutan akan berlangsung selama empat tahun, sejak penangkapan pertamanya di Kanada pada 1 Desember 2018, hingga 1 Desember 2022.

“Perjanjian Penuntutan yang Ditangguhkan ini akan mengarah pada akhir dari proses ekstradisi yang sedang berlangsung di Kanada,” kata Asisten Jaksa Agung Mark J. Lesko dalam sebuah pernyataan, dikutip Russia Today.

Penangkapan dan penahanan Meng Wanzhou selama ini telah menjadi salah satu dari beberapa masalah utama yang mengganggu hubungan AS-China dalam beberapa tahun terakhir, dan juga telah berdampak terhadap hubungan China dengan Kanada.

China telah berulang kali menyebut penahanan Meng tersebut sebagai “penahanan yang tidak masuk akal” dan menuduh Kanada “sebagai alat bagi Amerika Serikat untuk mengeksploitasi, menekan warga China, dan mencari keuntungan pribadi.”

Moskow Desak Washington Tak Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Pejabat Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia