logo


Iran Siap Lanjutkan Negosiasi Pemulihan Perjanjian Nuklir dengan AS

Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan bahwa pihaknya siap melanjutkan proses negosiasi dengan AS soal pemulihan perjanjian nuklir 2015 atau JCPOA

25 September 2021 15:00 WIB

Iran-AS
Iran-AS CGTN

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Iran akan segera kembali melanjutkan negosiasi dengan Amerika Serikat terkait upaya pemulihan Rencana Aksi Komprehensif Bersama (JCPOA) di Wina, Austria. Hal itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Iran, Hossein Amir-Abdollahian kepada wartawan, dilansir Sputniknews.

"Dalam beberapa bulan terakhir kami belum melihat sedikit pun tindakan positif yang dilakukan oleh pemerintah AS. Namun, Republik Islam Iran akan kembali ke meja perundingan. Kami sedang meninjau file negosiasi Wina dan dalam waktu dekat ini proses negosiasi Iran dengan 4+ 1 negara akan dimulai kembali," kata Amir-Abdollahian.

Seperti diketahui, putaran keenam negosiasi untuk memulihkan JCPOA dan mencabut sanksi AS berlangsung pada 20 Juni lalu di Wina.


Polandia Tak Bisa Blokir Sertifikasi Nord Stream 2

Menurut Duta Besar Rusia, Mikhail Ulyanov, upaya pemulihan kesepakatan itu sudah mencapai 90%. Teheran, pada gilirannya, menyatakan bahwa pemerintah baru di bawah Presiden terpilih Ibrahim Raisi siap untuk kembali ke meja perundingan dan melanjutkan pembicaraan.

Sebelumnya, Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh pada Selasa (21/9) mengatakan bahwa negosiasi terkait upaya pemulihan perjanjian nuklir Iran 2015 atau perjanjian JCPOA dengan AS akan kembali dilanjutkan dalam beberapa pekan ke depan.

Hal senada juga diungkapkan oleh Presiden Iran Ebrahim Raisi dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-76 yang digelar di New York, Amerika Serikat.

"Republik Islam (Iran) menganggap pembicaraan (negosiasi dengan AS) bermanfaat, dimana hasil akhirnya adalah pencabutan semua sanksi (AS) yang menindas," kata Raisi.

Cegah Eskalasi Konflik dengan Moskow, Petinggi Militer AS Minta Washington Tingkatkan Kerja Sama dengan Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia