logo


Cegah Eskalasi Konflik dengan Moskow, Petinggi Militer AS Minta Washington Tingkatkan Kerja Sama dengan Rusia

Salah satu petinggi militer AS meminta Washington untuk berusaha meningkatkan kerja sama dengan Rusia untuk mencegah peningkatan konflik

25 September 2021 14:29 WIB

Kepala Staf Militer AS, Mark Milley
Kepala Staf Militer AS, Mark Milley the independent

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Kepala Staf Angkatan Bersenjata Amerika Serikat, Mark Milley, meminta pemerintahan Joe Biden untuk mengeksplorasi semua kemungkinan adanya peningkatan kerja sama dengan Rusia, termasuk mempertimbangkan potensi pengawasan latihan militer yang dilakukan oleh kedua negara.

Miley pada Rabu kemarin diketahui telah menggelar pertemuan empat mata dengan kepala staf militer Rusia, Jenderal Valery Gerasimov, di Finlandia, dimana keduanya membahas mengenai sejumlah isu yang menjadi kepentingan kedua negara.

"Kita mungkin tidak melakukannya, tapi kita setidaknya harus mengkajinya," kata Miley saat ditanya oleh wartawan mengenai kemungkinan mengijinkan tim pengawas pada kegiatan latihan tempur.


Taliban Ingin Berkunjung ke Moskow, Begini Respons Jubir Vladimir Putin

Menurut Miley, Washington kemungkinan akan mempertimbangkan untuk mengijinkan para petinggi militer membentuk hubungan kerja sama yang lebih kuat dengan petinggi militer Rusia, dimana untuk saat ini hal itu masih dilarang.

“Kita perlu menerapkan kebijakan dan prosedur untuk memastikan bahwa kita meningkatkan kepastian, mengurangi ketidakpastian, meningkatkan kepercayaan untuk mengurangi ketidakpercayaan, meningkatkan stabilitas untuk mengurangi ketidakstabilan agar tidak salah perhitungan dan mengurangi kemungkinan perang diantara kekuatan besar dunia ini. Itu adalah hal yang sangat fundamental yang harus kita coba lakukan, dan saya akan mencoba melakukannya", kata Milley.

Sebelumnya, Wakil Menteri Kebijakan Pertahanan AS Colin Kahl juga menyebut Rusia berpotensi menjadi sumber tantangan keamanan yang lebih besar bagi Amerika Serikat dan Eropa. Hal itu ia sampaikan pada Konferensi Militer Baltik yang diselenggarakan di Lituania pada hari Jumat (17/9).

“Di tahun-tahun mendatang, Rusia mungkin akan benar-benar menjadi tantangan keamanan utama yang kita hadapi dalam bidang militer bagi Amerika Serikat dan tentu saja untuk Eropa. Rusia adalah musuh yang semakin tegas yang tetap bertekad untuk meningkatkan pengaruh globalnya dan memainkan peran yang mengganggu di panggung global, termasuk melalui upaya untuk memecah belah negara Barat," kata Kahl.

Polandia Tak Bisa Blokir Sertifikasi Nord Stream 2

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia