logo


Azis Syamsuddin Ditahan soal Kasus Suap, Abu Janda: KPK Masih Kuat Seperti Dulu

Penangkapan ini menjadi bukti bahwa Presiden Jokowi tak pernah melemahkan KPK.

25 September 2021 10:16 WIB

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Permadi Arya ikut berkomentar terkait penahanan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin usai ditetapkan sebagai tersangka kasus suap. Dia menilai penangkapan Azis menjadi bukti bahwa KPK masih kuat di bawah kepemimpinan Firli Bahuri.

“KPK tahan "AS" Wakil Ketua DPR RI kemarin.. yang ditangkap kakap Wakil Ketua DPR, bukan kaleng-kaleng,” tulisnya di akun Instagram @permadiaktivis2, dikutip Sabtu (25/9).

“@official.kpk tetap sama, masih kuat, masih bertaring seperti dulu,” terusnya.


Azis Syamsuddin Jadi Tersangka, MKD Bicara soal Pengunduran Diri dari Kursi Pimpinan DPR

Keberanian KPK mengungkap kasus seorang wakil ketua DPR sekaligus menampik tudingan bahwa Presiden Jokowi melemahkan KPK.

Menurut pria yang karib disapa Abu Janda itu, lembaga antirasuah saat ini hanya dibenci oleh Novel Baswedan dan puluhan pegawai yang diberhentikan karena tak lolos TWK.

“Yang teriak-teriak "KPK dilemahkan @jokowi" itu para ba*** antek-antek genk Novel Baswedan pelindung dugaan korupsi @aniesbaswedan selama ini. Catet itu,” cetusnya.

Diketahui, Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin telah berstatus resmi menjadi tersangka kasus dugaan penerimaan suap dalam penanganan perkara korupsi oleh KPK di Kabupaten Lampung Tengah, Lampung.

Usai ditetapkan sebagai tersangka, Azis akan menjalani masa tahanan selama 20 hari ke depan terhitung mulai tanggal 24 September 2021.

"Terhitung mulai tanggal 24 September 2021 sampai 13 Oktober 2021 di Rutan Polres Jakarta Selatan. Sebagai langkah antisipasi penyebaran Covid 19, Tersangka akan dilakukan isolasi mandiri selama 14 hari pada Rutan dimaksud," kata Ketua KPK, Firli Bahuri di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (25/9/2021) dini hari.

KPK Jemput Paksa Azis Syamsuddin, MAKI: Pengalihan Isu Terkait Pemberhentian 56 Pegawai

Halaman: 
Penulis : Iskandar