logo


Yusril Jadi Kuasa Hukum Kubu Moeldoko, Demokrat AHY: Kami Tak Pernah Silau dengan Nama Besar

Serangan & gangguan KLB ke Partai Demokrat belum selesai.

24 September 2021 20:07 WIB

Yusril Ihza Mahendra
Yusril Ihza Mahendra Gatra

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat, Jansen Sitindaon menyambut manuver Moeldoko cs yang kembali berupaya merebut partainya.

Baru-baru ini, kubu Moeldoko menunjuk Yusril Ihza Mahendra sebagai pengacara. Langkah teranyar, mereka menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung.

Jansen tampaknya tidak heran bila pihak Kongres Luar Biasa (KLB) Deli Serdang masih mengusik Partai Demokrat. Dia menegaskan kader Demokrat tak gentar menghadapi nama besar, seperti Moeldoko dan Yusril Ihza Mahendra.


Disebut Memihak Moeldoko, Yusril: Saya Menangani Persoalan Hukumnya, Urusan Politik Urusan Mereka

“Ternyata serangan & gangguan KLB abal-abal belum selesai. Kami tidak pernah silau dengan nama besar orang,” cuitnya lewat akun Twitter @jansen_jsp, Jumat (24/9).

Anak buah Agus Harimurti Yudhoyono ini meyakini kelak Yusril akan menerima akibat dari salah memilih pihak

“Mungkin di titik inilah anda akan jatuh sebagaimana orang yang telah membayar jasa anda,” ujar Jansen.

Kemudian, Jansen mengimbau seluruh kader Demokrat untuk tetap tenang dalam menghadapi serangan kubu Moeldoko.

“Kepada seluruh kader & pengurus: tetap tenang, kita akan hadapi ini lebih kuat dari yang mereka duga!” tegasnya.

Diketahui, mantan Mensesneg Yusril Ihza Mahendra era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menjadi kuasa hukum empat eks kader Partai Demokrat kubu Moeldoko.

Yusril mendampingi empat kader yang menggugat AD/ART Partai Demokrat ke Mahkamah Agung.

"Membenarkan bahwa Yusril dan Yuri mewakili kepentingan hukum empat orang anggota Partai Demokrat mengajukan judicial review ke Mahkamah Agung," kata Yusril dalam keterangan resminya.

Empat orang yang dibantu Yusril adalah kader Demokrat yang dipecat oleh AHY karena hadir dalam KLB Deli Serdang yang menetapkan Moeldoko selaku ketua umum.

Adapun kader yang didepak itu adalah eks Ketua DPC Demokrat Ngawi Muhammad Isnaini Widodo, eks Ketua DPC Demokrat Bantul Nur Rakhmat Juli Purwanto, Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Tegal, Ayu Palaretins dan Eks Ketua DPC Demokrat Kabupaten Samosir Binsar Trisakti Sinaga.

Yusril Ihza: Kalau PBB Tak Calonkan, SBY Tak Akan Pernah Jadi Presiden

Halaman: 
Penulis : Iskandar