logo


Yusril Ihza: Kalau PBB Tak Calonkan, SBY Tak Akan Pernah Jadi Presiden

Dukungan PBB kepada SBY di Pilpres 2004 sangat krusial.

24 September 2021 19:38 WIB

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra. Jitunews/Latiko Aldilla DIrga

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ketua Umum Partai Bulan Bintang (PBB), Yusril Ihza Mahendra tampak tak terima disebut Andi Arief telah melupakan dukungan Partai Demokrat terhadap putranya, Yuri Kemal di Pilkada Belitung Timur 2020.

Menanggapi hal itu, Yusril mengungkit jasa PBB atas kemenangan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di Pilpres 2004. Menurutnya, dukungan PBB kepada SBY saat itu sangat penting.

“Tanpa saya tanda tangan pencalonan SBY, tidak akan pernah ada dalam sejarah RI, presiden yang namanya SBY,” kata Yusril kepada wartawan, Jumat (24/9).


Disebut Memihak Moeldoko, Yusril: Saya Menangani Persoalan Hukumnya, Urusan Politik Urusan Mereka

Pengacara kondang itu balik menuding Andi Arief telah melupakan fakta dan sejarah. Yusril mengungkapkan, SBY tidak akan pernah menjadi orang nomor satu RI tanpa andil PBB.

"Andi Arief terlalu banyak berimajinasi sehingga lupa pada fakta, sejarah yang sesungguhnya terjadi. SBY jadi calon presiden itu hanya dicalonkan oleh dua partai, PD dan PBB. Kalau PBB tidak calonkan, tidak akan pernah SBY jadi presiden," jelas Yusril.

Seperti diketahui, Andi Arief sebelumnya membuat dialog imajiner Yusril dengan majelis hakim MA. Di situ, Yusril disebutkan lupa bahwa Demokrat memberikan dukungan kepada putranya, Yuri Kemal, pada Pilkada Belitung Timur 2020 lalu.

Prihatin dengan Perkembangan Situasi Myanmar, Komisi HAM PBB: Sangat Mengerikan dan Tragis

Halaman: 
Penulis : Iskandar