logo


Pihak Haris Minta Buktikan Tak Punya Bisnis Tambang, Jubir: Sudah Terlambat

Pihak Luhut membuka opsi mediasi dengan Haris dan Fatia, namun ada syaratnya

24 September 2021 09:54 WIB

Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi
Jubir Menko Kemaritiman dan Investasi, Jodi Mahardi Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, melaporkan Haris Azhar dan Fatia Maulidiyanti atas dugaan pencemaran nama baik. Jubir Luhut, Jodi Mahardi, mengatakan pihaknya membuka pintu mediasi.

"Ya semua opsi terbuka (termasuk mediasi)," kata Jodi kepada wartawan, Kamis (23/9).

Jika kasus ingin diselesaikan dengan mediasi, Jodi menyebut ada syarat yang harus dilakukan Haris dan Fatia.


Tanggapi Pengacara Haris Azhar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Punya Bisnis Tambang di Papua

"Ya terserah mereka mau minta maaf atau tidak. Pak Luhut saya tahu persis orang yang pemaaf, semua orang diterima dan ditemani. Pintunya pasti juga terbuka untuk pihak-pihak yang mau klarifikasi sebelum menyebarluaskan laporan atau YouTube," ucap Jodi.

Pihak Haris meminta Luhut memberi bukti data yang membantah soal punya atau tidak bisnis tambang di Papua. Menurut Jodi, pihak Haris harusnya meminta data tersebut sebelum membuat konten di YouTube.

"Kenapa tidak sebelum menyebarluaskan laporan atau buat tayangan di YouTube minta datanya ke kami? Ini logikanya rada gimana ya," katanya.

"Nanti aja diproses hukum kalau mau saling klarifikasi, sudah terlambat kalau sekarang," imbuhnya.

Luhut Disebut Tak Punya Bisnis Tambang di Papua, Pengacara Haris Azhar: Berikan Data Klarifikasi!

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata