logo


Anies Pengin Banjir Jakarta Surut Kurang dari 6 Jam

Pengerukan waduk dan sungai dilakukan untuk mengantisipasi banjir.

24 September 2021 06:38 WIB

Banjir
Banjir Twitter @aniesbaswedan

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Gubernur Anies Baswedan berusaha sigap dalam menangani banjir di Jakarta. Dia menargetkan genangan surut dalam waktu enam jam. Perhitungan surut itu dimulai sejak hujan reda.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta, Sabdo Kurnianto. Target itu dibuat menyesuaikan peralatan yang dimiliki saat ini.

"Adanya air genangan dengan KPI (Key Perfomance Indicator) diharapkan oleh Pak Gubernur [surut] kurang dari 6 jam, kecuali hujan ekstrim ya, karena kita punya drainase itu hanya 100 mm menampung hujan," katanya di Balai Kota Jakarta, Kamis (23/9).


Desak Anies Terbuka soal Formula E, Ferdinand: Tunjukkan Kau Bersih

Selain itu, Sabdo menyebut pihaknya telah mengeruk waduk dan sungai sebagai langkah antisipasi banjir.

"Dengan mitigasi yang baik tentu itu akan mengurangi risiko bencana, artinya mengurangi adanya korban jiwa dan recovery percepatan sesuai arahan Pak Gubernur. Prinsipnya DKI siaga tanggap musim hujan," jelas dia.

Sementara itu, Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI Jakarta, Yusmada Faizal mengungkapkan ada 480 unit pompa stasioner yang tersebar di 180 lokasi untuk mencegah banjir.

"Jadi lokasi pompa kita itu ada di 180 titik termasuk di waduk, di pinggir kali, itu jumlahnya ada 480 unit pompa stationer. Nanti ada pompa mobile juga," katanya.

Faizal menyebut Pemprov DKI saat ini juga menggencarkan pembuatan sumur resapan. Pihaknya menargetkan 40 ribu titik sumur resapan yang terbangun hingga penghujung 2021.

Sarankan Anies Minta Maaf soal Program Rumah DP 0, Ferdinand: Sudah Gagal, Kasus Korupsi Pula

Halaman: 
Penulis : Iskandar