logo


Gus Menteri Puji Balkondes di Magelang

Balkondes yang dikunjungi itu diantaranya yakni Balkondes Karangrejo, Balkondes Ngargogondo dan Balkondes Wringinputri.

23 September 2021 20:12 WIB

Mendes PDTT, Halim Iskandar
Mendes PDTT, Halim Iskandar Istimewa

JATENG, JITUNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar pada Kamis (23/9) mengunjungi Sejumlah Balai Ekonomi Desa (Balkondes) yang Berada disekitar Kawasan Candi Borobudur, Magelang.

Balkondes yang dikunjungi itu diantaranya yakni Balkondes Karangrejo, Balkondes Ngargogondo dan Balkondes Wringinputri.

Balkondes yang dikelola oleh Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) tersebut memiliki homestay dan berbagai inovasi lainnya yang turut dalam meningkatkan ekonomi desa.


Gandeng Fakultas Kedokteran UI, Gus Menteri Ingin Kirim Dokter Muda ke Pelosok Desa

"Homestay-homestay yang dimiliki BUMDes yang bekerjasama dengan sejumlah perusahaan BUMN ini sangat bagus-bagus, menarik dengan sejumlah view alam yang indah. Apalagi, turut dalam membantu meningkatkan perekonomian di desa," katanya

Dalam kesempatan kunjungan ke sejumlah Balkondes, Abdul Halim Iskandar atau yang akrab disapa Gus Menteri ini juga melakukan dialog kepada pemerintah desa, kabupaten, pengurus  BUMdes dan sejumlah perwakilan perusahaan BUMN.

Dalam dialog, Gus Menteri menyampaikan bahwa dirinya optimistis dan menargetkan pengentasan kemiskinan ekstrim nol persen pada 2024.

"Sebagai pilot project di tetapkan 35 kabupaten untuk menurunkan kemiskinan ekstrim ini, kami menargetkan penurunan ini akan berhasil hingga nol persen," katanya.

Menurutnya, langkah strategi yang bakal dijalankan oleh Kemendes PDTT dalam menuntaskan kemiskinan ekstrim yakni dengan mengurangi pembelanjaan contohnya Pengurangan pengeluaran dalam bentuk Gerakan Asupan Kalori Harian, Bedah rumah, Cek kesehatan oleh Posyandu, BPJS Kesehatan dan Beasiswa.

Sedangkan langkah lainnya yakni meningkatan pendapatan pada level desa dengan mengandalkan Padat Karya Tunai Desa (PKTD) yang menjadi fokus utama tangani keluarga miskin ekstrem, kemudian Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, penguatan BUMDes dan program pemberdayaan.

"Jadi ada dua yakni mengurangi pembelanjaan dan yang kedua meningkatkan pendapatan. Oleh karena itu, saya optimis pada level desa akan terjadi penurunan kemiskinan ekstrim nol persen hingga tahun 2024. Tentu kita berharap dukungan dari semua pihak agar semua langkah penurunan kemiskinan ekstrim ini berhasil," katanya.

Gus Menteri yakin desa bisa mewujudkan dalam rangka menuntaskan kemiskinan ekstrim. Oleh karena itu, Gus Menteri secara perlahan-lahan menggulirkan "Desa BISA".

"Desa BISA, itu satu kepercayaan bagi desa, desa itu bisa dan nyatanya bisa. kita harus bangkitkan kembali agar desa terus semakin percaya diri," katanya.

Sekjen Kemendes Ungkap Strategi BUM Desa Pulihkan Ekonomi Nasional

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar