logo


Pasca Sengketa Perancis-Australia, Konsep Strategis NATO Bakal Direvisi

Menteri Pertahanan Perancis mengatakan jika revisi konsep strategis NATO dilakukan untuk menghindari konflik kepentingan antara sesama negara anggota

23 September 2021 16:45 WIB

Aliansi Pertahanan Trans-Atlantik NATO
Aliansi Pertahanan Trans-Atlantik NATO istimewa

PARIS, JITUNEWS.COM - Menteri Pertahanan Perancis, Florence Parly, mengatakan jika negara-negara aliansi NATO, atas inisiasi Perancis dan Jerman, telah setuju untuk merevisi konsep strategis aliansi.

“Alasan keberadaan NATO adalah keamanan transatlantik. Inilah yang ingin kami ingatkan kepada Amerika Serikat. Oleh karena itu, mitra kami memutuskan, atas inisiatif kami, dan juga atas inisiatif Jerman, untuk merevisi konsep strategis aliansi," kata Parley dalam sebuah pertemuan dengan para anggota Senat Prancis, dikutip Sputniknews.

Dia mencatat bahwa hal itu akan memperjelas situasi untuk KTT NATO di Madrid, serta memperkuat pertahanan Eropa.


Inggris Minta Anggota Tetap Dewan Keamanan PBB Bersatu Cegah Afghanistan Jadi Sarang Teroris

“Menjadi sekutu bukan berarti menyandera kepentingan negara lain,” tutupnya.

Inisiasi revisi konsep strategis NATO tersebut dilakukan menyusul munculnya polemik antara Perancis dan Australia belakangan ini, setelah Canberra secara sepihak membatalkan kesepakatan pembelian kapal selam bertenaga konvensional dari Paris senilai $66 miliar. Keputusan tersebut diambil oleh Australia tak lama setelah menjadi bagian dari pakta kemitraan strategis baru, AUKUS, bersama dengan AS dan Inggris.

AS Tak Beri Visa kepada Diplomat Rusia untuk Hadiri Sidang Majelis Umum PBB, Begini Reaksi Moskow

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia