logo


Tanggapi Pengacara Haris Azhar, Jubir Tegaskan Luhut Tak Punya Bisnis Tambang di Papua

Pengacara Haris Azhar menyebut pihak Luhut tidak pernah membantah konten YouTube yang membahas soal bisnis tambang di Papua

23 September 2021 09:58 WIB

Luhut Binsar Pandjaitan
Luhut Binsar Pandjaitan Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pengacara Haris Azhar menyebut pihak Menko Marves, Luhut Binsar Pandjaitan, tidak pernah membantah konten YouTube yang membahas soal bisnis tambang di Papua. Juru bicara Luhut, Jodi Mahardi, menegaskan bahwa Luhut tidak punya bisnis tambang di Papua.

"Lawyer-nya Harris ini baca berita nggak, sih? Saya sudah pernah bilang dengan tegas bahwa Pak Luhut tidak punya bisnis tambang di Papua," kata Jodi dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Kamis (23/9).

Jodi memiliki hak untuk menanggapi polemik konten YouTube yang berjudul 'Ada Lord Luhut di Balik Relasi Ekonomi-Ops Militer Intan Jaya!! Jenderal BIN Juga Ada!!'. Menurutnya, jika hanya dibiarkan maka bisa mengganggu kinerja Luhut.


Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Luhut: Berpendapat dan Berekspresi Harus Disertai Etika

"Saya bicara sebagai jubir Menko karena mereka selalu bilang menyerang Pak Luhut sebagai pejabat publik. Jadi saya punya hak juga untuk berkomentar. Lagi pula, kalau dibiarkan, bisa mengganggu kinerja Pak Menko, yang selama ini tugasnya banyak seperti kita ketahui bersama," katanya.

Jodi mengatakan bahwa demokrasi yang sehar harus dijaga dari kelompok kepentingan berjaring internasional.

"Demokrasi Indonesia yang sehat itu harus dijaga dari kelompok kepentingan berjaring internasional yang hanya membela HAM di Indonesia secara tebang pilih. Sengaja atau tidak sengaja tidak bisa membedakan fitnah dan kritik. Yang selalu playing victim dan tidak menghargai proses hukum yang tersedia bagi semua warga negara, tak terkecuali Pak Luhut," katanya.

Jodi mengatakan bahwa Luhut melaporkan Haris Azhar dan Fatia ke polisi sesuai prosedur hukum.

"Pak Luhut lapor ke polisi sesuai haknya dan prosedur hukum yang tersedia sebagai warga negara dibilang tidak bermartabat? Lebih tidak bermartabat mana dengan menuduh orang tanpa klarifikasi sebelumnya? Kok jadi yang dituduh suruh datang dan klarifikasi, kan lucu kalau mau klarifikasi, nanti saja di pengadilan. Gitu aja kok repot dan bising ke mana-mana sampai ke internasional," ujarnya.

Luhut Laporkan Haris Azhar dan Fatia, Kompolnas Sarankan Mediasi

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata