logo


Abu Janda: Muslim yang Dukung Kece Dianiaya itu Calon Teroris

Abu Janda mengapresiasi sikap Menag Yaqut yang turut mengecam kekerasan yang dilakukan Napoleon.

23 September 2021 05:30 WIB

Permadi Arya alias Abu Janda
Permadi Arya alias Abu Janda Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Menag Yaqut Cholil Qoumas alias Gus Yaqut menekankan bahwa kekerasan yang mengatasnamakan agama tidak dapat dibenarkan. Hal ini merespons kasus penganiayaan Irjen Napoleon Bonaparte terhadap Muhammad Kece di Rutan Bareskrim Polri.

Napoleon sebelumnya mengakui bahwa perbuatannya kepada Kece itu didasari kekecewaan akibat agamanya dihina.

Menanggapi hal ini, pegiat media sosial Permadi Arya menyebut para pendukung penganiayaan terhadap Kece sebagai calon teroris. Menurutnya, pemeluk Islam semestinya tak menghalalkan kekerasan, apalagi untuk menghakimi seseorang.


Soal Penjaga Tahanan Turuti Permintaan Napoleon, Kompolnas: Apakah Ada Tekanan, Ancaman, atau Suap

“Sekarang lebih mudah membedakan yang mana muslim radikal, yang mana muslim waras,” tulisnya melalui akun Instagram @permadiaktivis2, disitat Kamis (23/9).

“Muslim yang dukung Kace dianiaya itu muslim radikal calon teroris,” terusnya.

Pria yang karib disapa Abu Janda ini lantas mencontohkan Menag Yaqut yang turut mengecam kekerasan yang dilakukan Napoleon. Baginya, Yaqut merupakan cerminan muslim sejati.

“Muslim yang mengutuk itu (penganiayaan terhadap Kece) muslim waras,” ujar dia.

Ketua KNPI Berterima Kasih ke Irjen Napoleon soal Penganiayaan Kece, Ferdinand: Makin Rusak Negeri Ini

Halaman: 
Penulis : Iskandar