logo


Siap Lanjutkan Negosiasi Nuklir dengan AS, Iran Minta Pencabutan Semua Sanksi

Juru bicara pemerintah Iran mengkonfirmasi jika negosiasi pemulihan perjanjian nuklir dengan AS akan dilanjutkan kembali beberapa pekan mendatang

22 September 2021 16:45 WIB

Presiden Iran Ebrahim Raisi
Presiden Iran Ebrahim Raisi Al Jazeera

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Saeed Khatibzadeh pada Selasa (21/9) mengatakan bahwa negosiasi terkait upaya pemulihan perjanjian nuklir Iran 2015 atau perjanjian JCPOA dengan AS akan kembali dilanjutkan dalam beberapa pekan ke depan.

"Pembicaraan yang lebih lanjut akan segera dilanjutkan...dalam beberapa pekan mendatang," katanya, dilansir Reuters.

Sementara itu, dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-76 yang digelar di New York, Presiden Iran Ebrahim Raisi mengatakan bahwa pihaknya ingin melanjutkan pembicaraan terkait perjanjian nuklir dengan sejumlah kekuatan dunia untuk mencabut seluruh sanksi yang selama ini dijatuhkan oleh AS.


Australia Desak Uni Eropa Lanjutkan Negosiasi Kerja Sama Perdagangan Bebas

"Republik Islam (Iran) menganggap pembicaraan (sangat) bermanfaat, dimana hasil akhirnya adalah pencabutan semua sanksi (AS) yang menindas," kata Raisi.

"Kebijakan 'penindasan maksimum' (AS) masih berlangsung. Kami tidak menginginkan apa pun selain apa yang menjadi hak kami. Kami menuntut penerapan aturan internasional. Semua pihak harus tetap setia pada kesepakatan nuklir dan Resolusi PBB dalam praktiknya," tegasnya.

Proses negosiasi pemulihan perjanjian nuklir sebelumnya sudah digelar lima kali oleh Iran dan AS di Vienna, Austria. Negosiasi tersebut tertunda sejak 20 Juni lalu karena Iran saat itu tengah menggelar proses pemilihan presiden.

AS Deportasi Imigran Ilegal asal Haiti, Begini Reaksi UNHCR

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia