logo


Soal Penjaga Tahanan Turuti Permintaan Napoleon, Kompolnas: Apakah Ada Tekanan, Ancaman, atau Suap

Kompolnas menilai secara psikologis penjaga tahanan merasa segan dengan Irjen Napoleon

22 September 2021 09:17 WIB

Poengky Indarti
Poengky Indarti Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Polisi menyebut Irjen Napoleon Bonaparte meminta kepada penjaga rutan yang bintara untuk mengganti tembok sel dan dituruti. Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas), Poengky Indarti, menilai secara psikologis penjaga tahanan merasa segan dengan Irjen Napoleon.

"Memang benar secara psikologis petugas jaga tahanan yang berpangkat bintara akan merasa segan jika harus berhadapan dengan NB (Napoleon Bonaparte) yang masih perwira tinggi Polri bintang dua aktif. Hal ini bisa dimaklumi," ujar Poengky kepada wartawan, Selasa (21/9).

Menurutnya, petugas jaga perlu diperiksa apakan ada tekanan atau ancaman dari Irjen Napoloen.


Polisi Ungkap Kronologi Irjen Napoleon Aniaya Muhammad Kace

"Oleh karena itu petugas jaga perlu diperiksa apakah ada tekanan, ancaman, atau kemungkinan suap yang dilakukan NB kepada yang bersangkutan. Hal ini ada implikasinya," katanya.

Poengky mengatakan bahwa petugas jaga harus bertanggung jawab dalam bertugas.

"Tetapi mereka kan sudah ditugaskan untuk menjaga keamanan ruang tahanan, sehingga tetap harus bertanggungjawab. Mereka berwenang menolak jika diperintahkan untuk berbuat menyimpang dari tugasnya," katanya.

Ia berharap Propam bisa menggali ada unsur ancaman atau suap tidak.

"Propam diharapkan menggali jika ada unsur ancaman atau suap. Jika ada, maka NB bisa dijerat pasal berlapis," ujar Poengky.

Ungkap Irjen Napoleon Bisa Masuk ke Sel Muhammad Kace, Polisi: Pasti Dituruti oleh Petugas Jaga

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata