logo


Imbangi Kekuatan Tempur China, Filipina Dukung Australia Dapatkan Kapal Selam Nuklir

Filipina menilai terbentuknya aliansi AUKUS dapat menjaga keseimbangan kekuatan militer di kawasan Asia Pasifik

21 September 2021 19:30 WIB

Bendera Filipina
Bendera Filipina Reuters

MANILA, JITUNEWS.COM - Pemerintah Filipina menyatakan mendukung kerjasama pertahanan yang dibentuk oleh AS, Inggris dan Australia, dan berharap aliansi baru tersebut dapat menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan Asia-Pasifik.

Untuk diketahui, dengan terbentuknya aliansi trileteral AUKUS tersebut, Australia akan mendapatkan teknologi kapal selam nuklir dari AS untuk merespon kekuatan tempur militer China yang semakin berkembang.

“Peningkatan kemampuan sekutu dekat luar negeri (Australia) untuk memproyeksikan kekuatan harus bisa memulihkan dan menjaga keseimbangan daripada mengacaukannya (kawasan Asia-Pasifik),” kata Menteri Luar Negeri Filipina, Teodoro Locsin, dalam sebuah pernyataan pada Selasa (21/9), dikutip Reuters.


Kepercayaan Eropa terhadap AS Bisa Hilang Gegara Polemik Kapal Selam Australia-Perancis

Pernyataan Menlu Luar Negeri Filipina tersebut tentunya bertolak belakang dari negara tetangganya, Indonesia dan Malaysia, yang khawatir jika kapal selam nuklir Australia tersebut bisa memicu perlombaan senjata di Asia Tenggara.

Sementara itu, Juru bicara Kementerian Luar Negeri China Zhao Lijian mengatakan jika aliansi ketiga negara itu "sangat merusak perdamaian dan stabilitas regional, mengintensifkan perlombaan senjata, dan merusak upaya non-proliferasi nuklir internasional".

"China selalu percaya bahwa mekanisme regional apa pun harus sesuai dengan tren perdamaian dan perkembangan zaman dan membantu meningkatkan rasa saling percaya dan kerja sama ... Itu tidak boleh menargetkan pihak ketiga mana pun atau merusak kepentingannya," katanya.

Taliban Bilang Tidak Ada ISIS atau Al Qaeda di Afghanistan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia