logo


Iran Desak Lembaga Pengawas Nuklir PBB Tetap Netral

Kepala Organisasi Energi Atom Iran mengatakan bahwa Iran selalu bekerja sama dengan IAEA. Oleh karena itu, ia juga meminta IAEA untuk menghindari politisasi dan menjaga independensi, imparsialitas, dan profesionalismenya.

21 September 2021 17:30 WIB

Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami
Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami Sputniknews

TEHERAN, JITUNEWS.COM - Kepala Organisasi Energi Atom Iran, Mohammad Eslami, meminta Badan Energi Atom Internasional (IAEA) untuk menghindari politisasi dan terus menjaga independensi serta netralitas mereka. Hal itu ia sampaikan dalam pidatonya pada sesi konferensi umum badan tersebut pada hari Senin (20/9).

Pada 16 September lalu, Eslami mengakui bahwa pihaknya telah melepaskan beberapa kamera pengintai, yang sebelumnya dipasang oleh inspektur IAEA, di fasilitas nuklir Iran yang terletak di wilayah Karaj setelah serangan sabotase misterius di lokasi tersebut pada bulan Juli lalu. Ia menegaskan bahwa keputusan untuk mencopot kamera pengawas tersebut diambil karena lemahnya respon lembaga internasional terhadap serangan sabotase yang terjadi.

“Iran selalu bekerja sama dengan IAEA. Pada saat yang sama, IAEA perlu menghindari politisasi dan menjaga independensi, imparsialitas, dan profesionalismenya,” tegas Eslami.


Gelombang Imigran Ilegal ke AS Meningkat, Gubernur Texas Desak Joe Biden Umumkan Situasi Darurat

Kepala nuklir Iran itu menambahkan bahwa serangan terhadap fasilitas nuklir yang digunakan untuk tujuan damai bertentangan dengan hukum internasional.

"Sayangnya, kelambanan PBB dan IAEA atas tindakan teroris terhadap fasilitas nuklir damai memungkinkan para penyerang ... untuk meninggalkan prinsip-prinsip dasar dan fundamental hukum internasional dan piagam PBB," kata Eslami.

Serangan terhadap fasilitas nuklir Karaj pada bulan Juli lalu merupakan satu dari serangkaian dugaan serangan terhadap fasilitas nuklir Iran, ditengah dilakukannya upaya menghidupkan kembali kesepakatan nuklir Iran 2015 atau perjanjian JCPOA. Iran meyakini jika Israel berada di balik serangan sabotase tersebut, meski tudingan tersebut berulabg kali dibantah oleh Israel.

Cegah Eksodus Besar-Besaran dari Afghanistan, PBB Minta Komunitas Internasional Dukung Pemerintahan Taliban

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia